Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

3 Kuintal Daging Gelonggongan Berhasil Diamankan Petugas Disnakkan Grobogan

Petugas gabungan berhasil mengamankan daging gelonggongan saat melangsungkan razia Jumat (16/6/2017) dini hari. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Petugas dari Dinas peternakan dan Perikanan Grobogan didukung instansi terkait lainnya melangsungkan razia daging gelonggongan, Jumat (16/6/2017) dini hari. Dalam kegiatan ini petugas berhasil mengamankan lebih dari 300 kg daging gelonggongan.

Daging gelonggongan yang difatwakan haram oleh MUI itu ditemukan dari dua  pedagang. Masing-masing, sebanyak 209,4 kg milik Tari yang diangkut menggunakan mobil bak terbuka. Kemudian, daging sebanyak 99,7 kg milik Sulistiono yang diangkut pakai motor. Kedua pedagang daging tersebut berasal dari Boyolali.

“Razia kita laksanakan di jalan raya Purwodadi-Solo. Dalam kegiatan ini kita juga didukung pihak Polres, Dinkes, dan Satpol PP,” jelas Kadinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Grobogan Riyanto. 

Menurutnya, selama ini wilayah Grobogan memang jadi salah satu incaran pedagang daging gelonggongan dari luar daerah. Di antara pelakunya ini, merupakan pemain lama yang sudah beberapa kali terkena razia.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kadar air daging tersebut lebih dari 80 persen. Sementara kadar air normal di bawah 77 persen. Setelah diamankan, daging tersebut selanjutnya dibawa petugas ke kantor Disnakkan untuk dimusnahkan.

“Dari hasil pemeriksaan, daging itu dinyatakan semi basah dari proses penyembelihan yang kurang sempurna. Oleh sebab itu, daging tersebut tidak layak diedarkan pada masyarakat,” jelasnya.

Riyanto menambahkan, daging gelonggongan itu dijual sekitar Rp 85-95 ribu per kilogram. Harga ini jauh lebih murah dari daging sehat yang berkisar Rp 100-120 per kilogram.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...