Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Serbu Pasar Murah di Jepara

409
Warga menyerbu pasar murah di area Shopping Center Jepara (SCJ), Kamis (15/6/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Pasar Murah di area Shopping Center Jepara (SCJ) diserbu warga, Kamis (15/6/2017). Mereka memborong barang kebutuhan pokok seperti minyak goreng, gula pasir dan mie instan.

“Ya buat persiapan Lebaran nanti. Di sini kan harganya lebih murah dibandingkan di pasar,” ujar Rondiyah (60) warga Kauman, Jepara.

Di kegiatan tersebut, ia mengaku mendapatkan satu kilo gula pasir dengan harga Rp 9.000. Sedangkan di pasaran, bisa mencapai Rp 12 ribu per kilogram. Begitu halnya dengan minyak goreng. 

Warga lain, Misriha mengaku menghabiskan uang hingga Rp 200 ribu, untuk memborong kebutuhan di pasar murah. 

Sementara itu, Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi berharap, kegiatan tersebut dapat meringankan beban masyarakat jelang Lebaran. Ia berpesan, agar tidak berlebihan dalam membeli kebutuhan di Pasar Murah. 

“Belilah sesuai kebutuhan, agar semua masyarakat bisa merasakan, meskipun harga yang dipatok di bawah harga standar,” katanya.

Dian mengakui, selama Ramadan dan menjelang Lebaran harga kebutuhan pokok mengalami peningkatan. Hal itu lebih dikarenakan naiknya permintaan warga. Di samping itu faktor distribusi ditengarai juga ikut menjadi penyebab.

“Satu hal yang ikut mempengaruhi harga adalah distribusi. Jalan tidak baik, akan pengaruhi harga,” ungkap Dian. 

Pasar Murah tersebut diikuti oleh dinas dan lembaga yang ada di Jepara. Total ada 25 stand, termasuk di antaranya milik Dinas Ketahanan Pangan Provinsi.  

“Kita menyediakan paket sembako gratis senilai Rp 50 ribu, kepada 120 warga kurang mampu. Terdiri dari minyak, gula pasir dan telur,” ujar Kasi Harga Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng Agus Sudjatono.

Di samping itu, ia juga menggandeng kelompok tani yang menyediakan beras premium seharga Rp 7.500 per kilogram. “Kami bekerja sama dengan pemerintah kabupaten untuk mendapatkan data warga kurang mampu yang berhak mendapatkan paket sembako gratis,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono 

Ruangan komen telah ditutup.