Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lokasi Penemuan Fosil Stegodon di Banjarejo Grobogan jadi Objek Wisata Dadakan 

Warga mengerumuni lokasi penemuan fosil yang ditutupi kain terpal di Dusun Kuwojo, Desa Banjarejo, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Dalam beberapa hari terakhir, lokasi penermuan fosil gajah purba jenis stegodon di Dusun Kuwojo, Desa Banjarejo, Grobogan, ramai dikunjungi warga. Terlebih sejak lokasi penggalian sudah diperlebar dan didatangi tim ahli dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran, Senin (12/6/2017) hingga Selasa (13/6/2017).

“Lokasi penemuan fosil stegodon sekarang jadi destinasi wisata baru. Sejak kabar penemuan fosil diangkat media, memang banyak orang yang datang kesini,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik, Rabu (14/6/2017).

Penemuan fosil itu lokasinya cukup jauh dari permukiman warga. Yakni berada di tegalan di dataran tinggi yang jaraknya sekitar 500 meter dari perkampungan Dusun Kuwojo. Untuk menuju lokasi harus melalui jalur sempit mulai dari perkampungan terakhir. Akses ke lokasi hanya bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua atau jalan kaki. Bagi pengunjung yang naik mobil terpaksa harus dititipkan di rumah warga sekitar.

Banyaknya warga yang datang di sisi lain disebabkan munculnya informasi kalau fosil gajah purba akan diangkat oleh tim ahli dari BPSMP Sangiran. Akibat informasi yang tidak akurat itu, mereka buru-buru datang untuk melihat dari dekat lokasi penemuan fosil paling istimewa tersebut. “Tim dari Sangiran memang sudah kesini tetapi baru observasi lapangan dan bikin data awal. Pengangkatan fosil nanti habis Lebaran,” kata Taufik.

Lantaran proses pengangkatan masih lama, maka pihaknya akhirnya harus melakukan upaya pengamanan. Yakni, menempatkan warga untuk menjaga lokasi penemuan fosil. Selain itu, sebagai upaya pengamanan fosil dari panas matahari, di atas lokasi penggalian juga dipasang terpal.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...