Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Rembang Deklarasikan Tolak Ormas Radikal dan Anti Pancasila

Warga Rembang deklarasikan menolak ormas radikalisasj di Alun-alun Rembang, Selasa (13/6/2017) petang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Ratusan orang yang mengatasnamakan diri warga Kabupaten Rembang mendeklarasikan penolakan terhadap organisasi masyarakat (ormas) radikal dan anti Pancasila.

Deklarasi dilakukan dengan pernyataan sikap bersama masyarakat, pemuka agama, dan mahasiswa di kawasan Alun-alun Rembang, Selasa (13/6/2017) petang. Tampak pula hadir Kapolres Rembang AKBP Sugiarto dan Komandan Kodim 0720/Rembang Letkol Infantri Darmawan Setyadi.

Sugianto, Penasehat Forum Komunikasi Putra Putri TNI-Polri Kabupaten Rembang mengatakan, deklarasi itu menyatakan secara bersama elemen masyarakat yang lain menolak ormas radikal masuk di daerah Rembang.

“Kami warga Rembang dan sekaligus sebagai warga negara Indonesia siap menangkal ormas yang mengedepankan radikalisasi,” katanya.

Ia juga mengutarakan, bahwa saat ini para generasi muda sangat rentan sekali dengan paham radikal.“Kami akan ikut serta secara aktif dengan untuk membentengi para pemuda agar tidak terbawa dalam paham radikalisme melalui pelaksanaan pendidikan bela negara dan wawasan kebangsaan,” katanya.

Ia berharap kepada pemerintah, agar menggiatkan kampanye deradikalisasi pada setiap kesempatan, terutama pada kegiatan yang melibatkan banyak pemuda, seperti saat acara pentas musik atau pergelaran seni lain.

Zaenal Arifin, Kepala Satuan Koordinasi Cabang Banser Kabupaten Rembang mengatakan, hal ini merupakan bentuk kecintaan masyarakat di Kabupaten Rembang terhadap Tanah Air Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Acara ini adalah kumpulan warga yang cinta pada NKRI dan Rembang. Kami bersama elemen masyarakat lain menolak ormas radikal dan anti Pancasila, sekaligus ini media positif bagi kebersamaan,” katanya.

Gerakan Pemuda Ansor, menurut Zaenal, akan senantiasa siap menjadi garda terdepan dalam upaya menghalau gerakan radikalisme, sekaligus mengantisipasi masuknya ormas radikal di Kabupaten Rembang.

“Kami harus selalu siap bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Rembang dari radikalisme dan ormas radikal yang anti Pancasila dan anti NKRI. Kami gelorakan NKRI harga mati dan Pancasila jaya,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...