Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Disdikpora Kudus Bebaskan Sekolah Tak Harus Nabung di Koperasi Milik Bupati

Bupati Kudus Musthofa saat meluncurkan program Gerakan Menabung, di alun-alun setempat. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Sebelumnya, Pemkab Kudus melalui Dinas Pendidikan dan Olah Raga (Disdikpora) Pemerintah Kabupaten Kudus menggelontorkan program Gerakan Menabung Bagi Peserta Didik.

Namun, persoalannya, program ini mengharuskan para siswa menabung di satu lembaga keuangan yang ditunjuk. Bukan bank, tapi koperasi yakni Koperasi Simpan Pinjam Logam Mulia Sejahtera. Koperasi itu tak lain adalah salah satu unit usaha milik Bupati Kudus Musthofa.

Informasi ini beredar bebas di kalangan masyarakat. Tentu saja, kondisi demikian membuat gelisah wali murid, serta guru.

Dikonfirmasi hal ini, Sekretaris Disdikpora Kudus Kasmudi, menuturkan pihak sekolah harus tetap melanjutkan progam menabung untuk para siswanya. Karena, progam tersebut merupakan progam yang positif, yang mana mengajarkan siswa untuk aktif menabung. Hanya, berbeda dengan sebelumnya yang diharuskan pada satu koperasi saja, kali ini sekolah dibebaskan memilih tempat penyimpanan uangnya.

“Semisal ganti koperasi atau pindah ke bank, tak masalah. Yang penting progam Gemar Menabung dapat tetap dijalankan oleh para sekolah yang terdapat di Kudus,” ucapnya.

 

Bupati Kudus Musthofa saat me-launching gerakan Gemar Menabung bagi para pelajar di Car Free Day (CFD)  Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (14/5/2017) mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upayanya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dengan melek lembaga keuangan.

Apalagi dengan ditunjuknya Kudus sebagai pilot project Desa Pandai OJK, semakin membuktikan bahwa Kudus layak menjadi contoh.”Menabung dengan simpanan pelajar ini tujuannya yaitu melatih anak-anak untuk disiplin,” kata Musthofa.

Masa depan yang terbentang luas tentu saja tidak bisa dipersiapkan dengan asal-asalan. Untuk itulah pentingnya simpel ini selain melatih disiplin untuk merencanakan hidup, juga mempersiapkan untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi. 

“Tabungan ini duitnya tidak hilang. Tapi merupakan investasi untuk masa depan anak-anak. Apalagi dengan pendidikan gratis yang saya canangkan di Kudus, tentunya simpel ini harus optimal,” imbuhnya.

Gerakan gemar menabung gagasan Bupati Kudus ini juga sebagai pendidikan budi pekerti bagi pelajar. Yakni mulai dari jengjang PAUD hingga SMA/SMK bahkan perguruan tinggi.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...