Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kawanan Perampok Juragan Emas di Penganten Grobogan Cukup Nekat, Ini Sebabnya

Warga mengerumuni rumah Sugiyono, seorang pedagang emas di Dusun Gedangan, Desa Penganten, Kecamatan Klambu yang disatroni perampok, Minggu (11/6/2017) malam. (MuriaNewsCom /Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Aksi perampokan yang dilakukan di rumah Sugiyono, seorang pedagang emas di Dusun Gedangan, Desa Penganten, Kecamatan Klambu, dinilai cukup nekat. Sebab, lokasinya berada di pinggiran jalan raya.

Selain itu, rumah korban perampokan sangat dekat dengan masjid tempat warga sekitar melaksanakan Salat Tarawih. Jarak lokasi kejadian dengan masjid hanya selisih satu rumah saja. Kemudian, saat perampokan terjadi, kondisi rumah korban dalam keadaan terkunci pintunya. Kunci pintu utama dibawa Sugiyono saat pergi ke masjid dengan dua anaknya.

“Ibu memang ada di dalam rumah. Tapi posisi pintunya sudah dikunci saat kita berangkat tarawih,” kata Sugiyanto (25), salah seorang anak korban.

Sugiyono dan istrinya selama ini dikenal sebagai pedagang emas. Biasanya, mereka berjualan di Pasar Prawoto dan Sukolilo, Pati.

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Suwasana menyatakan, pelaku masuk rumah dengan merusak pintu utama. Kemungkinan, pintu dibuka paksa memakai linggis dan saat pintu terbuka sempat didengar korban dari dalam rumah.

Saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Suwasana belum bisa memberikan keterangan banyak. Sebab, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Masih dalam penyelidikan. Pelaku diperkirakan lima orang dan memakai sarana mobil warna hitam. Total kerugian keseluruhan sekitar Rp 320 juta,” katanya. 

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...