Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lumpuh, Penjudi Ditahan di Rumahnya Sendiri di Grobogan

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Grobogan – Seorang pelaku kasus perjudian diputuskan untuk ditahan di rumahnya sendiri. Keputusan itu ditetapkan Kejaksaan Negeri Grobogan lantaran pelaku bernamaWagiman (39) warga Desa Jatiharjo, Kecamatan Pulokulon itu mengalami kelumpuhan. 

“Memang ada satu terdakwa kasus perjudian tidak kita tahan di rutan, atas dasar kemanusiaan. Terdakwa mengalami kelumpuhan sehingga ditahan di rumahnya sebelum menjalani proses sidang. Jadi tiga hari berada di dalam rumah sama dengan satu hari di dalam penjara. Dia tidak akan melarikan diri karena kondisi fisiknya tidak memungkinkan,” jelas Kajari Grobogan Edy Handojo.

Pelaku ditangkap polisi di rumah tetangganya saat menjual kupon judi capjiki, bulan Maret lalu. Dalam pemeriksaan, Wagiman mengaku sudah jualan kupon judi sekitar tiga minggu.

Dalam bisnis itu, ia mendapat fee sekitar 6 persen dari menjual kupon judi. Tiap hari, omzet penjualannya berkisar Rp 800.000.

Wagiman mengalami kelumpuhan akibat peristiwa kecelakaan kerja yang dialami puluhan tahun silam saat bekerja sebagai tukang dalam pembangunan Masjid At-Tin di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Akibat kecelakaan tersebut mulai tahun 2010 sampai saat ini, ia mengalami kelupuhan dan tidak dapat menggerakkan badan ke kanan dan ke kiri.

Jaksa penuntut umum kasus tersebut Tri Rully Prasetyo menambahkan, pihaknya berencana menjemput terdakwa di rumahnya agar memudahkan proses persidangan. Bahkan, kalau memungkinkan semua saksi bisa dihadirkan dalam satu hari sehingga proses persidangan bisa cepat.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...