Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tindaklanjuti Penemuan Fosil, Tim Ahli Purbakala Sangiran Bakal Datang ke Banjarejo Grobogan

Fosil yang ditemukan di Banjarejo Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Laporan adanya penemuan fosil hewan purba di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Grobogan mendapat respons cepat dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran. Bahkan, pihak BPSMP akan mengirimkan tim ahli ke Banjarejo untuk mengecek penemuan fosil dan melakukan upaya penyelamatan temuan.

“Laporan penemuan fosil akan secepatnya kita tindaklanjuti. Rencananya, hari Senin lusa, kita kirimkan tim ke Banjarejo,” ungkap Kepala BPSMP Sangiran Sukronedi ketika dihubungi lewat ponselnya, Sabtu (10/6/2017).

Tim yang akan dikirim ke Banjarejo ada 4-5 orang. Salah satu tugas utama tim tersebut adalah melakukan penyelamatan terhadap temuan fosil. Khususnya, pengangkatan fosil yang terpendam di dalam tanah supaya tidak rusak.

Selain kehati-hatian, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan dalam pengangkatan fosil. Misalnya, peralatan yang perlu disiapkan, dokumen foto posisi fosil sebelum diangkat dari berbagai sudut.

Tidak kalah penting yang perlu dilakukan adalah mencatat data terkait pengangkatan fosil. Seperti, arah mata angin dari posisi fosil yang ditemukan, ukuran kedalaman tanah atau penggalian.

Kemudian, sebelum ditutup lagi lokasi penemuan, perlu diberi tanda dengan plastik atau bahan lainnya pada tempat fosil berada.  Ini penting jika suatu saat dilakukan lagi penggalian untuk memeriksa sampel tanah yang ada di situ. Dengan adanya tanda maka penelitian bisa dilakukan dengan tepat.

“Laporan dari Pak Kades Banjarejo, temuannya kali ini cukup banyak. Oleh sebab itu, kami akan memprioritaskan penyelamatan temuan tersebut,” sambung Sukron.

Seperti diberitakan, potongan bagian tubuh hewan purbakala di Desa Banjarejo itu diperkirakan dari potongan tubuh gajah purba yang usianya sekitar 500 ribu – 1 juta tahun.

Fosil tersebut ditemukan di tagalan milik Mbah Rusdi (70), warga yang tinggal di Dusun Kuwojo. Penemuan fosil terjadi secara tidak sengaja pada Kamis (8/6/2017).

Ceritanya, pemilik tegalan waktu itu berencana membuat sumur gali untuk menampung air buat persiapan musim kemarau. Saat menggali tanah pada kedalaman 1,5 meter, terlihat ada benda mirip tulang berukuran cukup besar.

Penemuan itu selanjutnya dilaporkan pada perangkat desa dan komunitas pecinta fosil Banjarejo. Setelah dicek ke lokasi, benda yang ada dalam galian sumur itu ternyata fosil hewan purba. 

 

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...