Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ada Aksi Demo di Kantornya, Begini Tanggapan Direktur PDAM Grobogan

Puluhan warga yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Grobogan Damai menggelar demo di depan kantor PDAM Grobogan, Kamis (8/6/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Bambang Pulunggono menyatakan, selama ini ada dua hal yang selalu jadi keluhan pelanggan . Yakni, masih belum bagusnya kualitas air dan sering ngadatnya distribusi air ke rumah pelanggan.

Pulunggono mengakui jika pelayanan yang diberikan pada pelanggan memang belum maksimal. Sedikit demi sedikit dua hal yang dikeluhkan pelanggan akan segera ditangani.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun satu unit instalasi pengolahan air (IPA) pada tahun 2017 nanti. Lokasinya berada di lahan IPA yang ada saat ini di Jl HM Thamrin, seberang Stadion Krida Bhakti Purwodadi.

“Satu IPA baru nanti ukurannya 15×9 meter dengan kapasitas produksi 50 liter per detik. Dengan adanya IPA baru ini akan memperlancar distribusi air ke rumah pelanggan,” kata pria yang baru sekitar enam bulan menjabat posisi direktur itu pada wartawan usai aksi demonstrasi.

Pada tahun 2017, jelas Bambang, pihaknya akan mendapat penyertaan modal sebesar Rp 8,6 miliar lewat dana APBD. Sebagian dana tersebut dialokasikan untuk pembuatan IPA baru.

“Pembangunan IPA itu nantinya memerlukan waktu sekitar enam bulan. Ini, masih proses lelang melalui layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik (LPSE),” jelas mantan Direktur Perusda Purwa Aksara itu.

Mengenai kualitas air, Bambang menyatakan, salah satu penyebab utama adalah pipa jaringan distribusi yang sudah waktunya diganti. Sebab, sebagian besar pipa saat ini usianya sudah puluhan tahun dan di dalamnya terdapat endapan sehingga membuat air jadi keruh.

“Hasil pengolahan di IPA, kondisi air sudah jernih tetapi ketika masuk ke rumah sebagian pelanggan jadi keruh. Berarti, jaringan menuju pelanggan ini mesti dibenahi. Saat ini, kita sedang buat peta jaringan distribusi supaya tahu posisi pipa yang sudah lama dan waktunya diganti,” imbuhnya.\

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...