Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Polres Rembang Kembali Tetapkan 3 Tersangka Baru dalam Kasus Rekayasa Perampokan Truk

Tersangka kasus rekayasa perampokan truk di Rembang yang berhasil diamankan polisi. (Dok. Humas Polres Rembang)

MuriaNewsCom,Rembang – Polres Rembang kembali menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus rekayasa perampokan truk tronton di Jalan Pantura Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, pada Senin (6/3/2017) lalu. Semua tersangka memiliki motif sama, yakni ingin menjual muatan aluminium, kuningan, timah dan tembaga yang berada di tronton tersebut.

Tiga tersangka baru itu, masing-masing adalah Sutriyono (36), warga RT 1 RW 11 Dusun Waru,Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Kemudian, Candra Prasetyo (31), warga RT 1 RW 3 Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, serta Achmad Faisol (34), warga RT 8 RW 4, Desa/Kecamatan Mejobo, Kudus.

Tersangka Sutriyono adalah seorang sopir yang dalam kasus ini berperan sebagai perantara penjualan barang. Selanjutnya Candra yang berprofesi sebagai pengumpul rosok, bertindak sebagai penjual barang hasil kejahatan.

Sedangkan Faisol yang sehari-hari juga sebagai pengumpul rosok memiliki peran ganda. Selain sebagai sebagai pembeli dari perantara dan penjual, ia juga sekaligus menjual barang-barang senilai Rp 1,9 miliar itu kepada pembeli lainnya.

Baca juga : Muatan Truk yang ‘Dirampok’ di Rembang Ternyata Nilainya Mencapai Rp 1,9 Miliar

Sebelumnya, Polres Rembang juga telah menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah pelaku utama rekayasa perampokan, yakni Budi Utomo (28), warga Dusun Kedaton, Desa Klino RT 12 RW 6 Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jatim serta Moh Taufik (38) warga Desa Glanggang, Kecamatan Beci, Kabupaten Pasuruan, Jatim.

Tersangka awal yang diamankan Polres Rembang adalah sopir tronton, bernama Taufik Ichwan Gozali (30) Warga Dukuh Sejan RT 06 RW 13 Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Ia terbukti memberikan keterangan palsu lantaran pura-pura menjadi korban perampokan.

Kasatreskrim AKP Ibnu Suka mengatakan, saat ini para tersangka sudah diamankan di Rutan Polres Rembang. Mereka masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik untuk kemungkinan mengembangkan kasus.

Dari tangan para tersangka baru ini, Satreskrim Polres Rembang mengamankan beberapa barang bukti, antara lain adalah tiga unit ponsel, tiga keping kartu ATM BCA dengan nomor berbeda, sepeda motor Yamaha N-Max warna putih serta Grand Max warna hitam Nopol K 1781 WK.

“Kami sudah memeriksa para saksi dan tersangka. Tersangka juga sudah ditahan dan kami mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Negeri Rembang (Kejari),” ujar AKP Ibnu Suka.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...