Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Penerbitan Izin Pendirian Minimarket di Pati Disetop

Minimarket Indomaret di kawasan Alun-alun Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Peluang investasi di Kabupaten Pati dengan mendirikan minimarket seperti Indomaret dan Alfamart sudah tidak bisa dilakukan. Pasalnya, Pemkab Pati mulai saat ini sudah menyetop perizinan minimarket.

Hal itu ditegaskan Bupati Pati Haryanto, Senin (20/3/2017). Dia menilai, keberadaan minimarket di Pati yang saat ini mencapai 116 unit dianggap sudah cukup memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPMPTSA) Pati, yang sudah ada diberi izin, yang tidak ada jangan dikasih izin. Kenapa yang sudah ada diberi izin, karena sudah terlanjur sehingga perlu diberi izin,” ucap Haryanto.

Menurutnya, sebanyak 116 unit minimarket yang beroperasi di Pati sudah sesuai dengan prosedur dan patuh pada peraturan. Namun, dia mengakui ada beberapa minimarket yang belum mengantongi  kelengkapan izin.

“Semua sudah mengantongi izin. Kalau tidak mengantongi ada satu-dua, kemarin belum mendapatkan kelengkapan. Tapi, pada dasarnya patuh. Saya tidak mau menyalahkan satu sama lain. Kok dulu diizinkan? Karena saya tidak mau menghalang-halangi investasi yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Pati,” tuturnya.

Terkait dengan tudingan dari berbagai pihak yang menengarai ada permainan dalam perizinan minimarket di Pati, Haryanto menepisnya. “Kemarin, ada yang mengaku tidak dapat apa-apa dari perizinan minimarket. Lha memang siapa yang dapat dari situ? Kan memang tidak ada, kita murni berikan pelayanan,” imbuhnya.

Karena itu, Pemkab Pati saat ini tidak mengeluarkan izin pendirian minimarket lagi. Selain dianggap sudah cukup, Pemkab tidak ingin ada polemik lagi yang mempersoalkan perizinan minimarket.

Lagipula, pihaknya sudah membangun pasar tradisional bersamaan dengan keberadaan minimarket sebagai bentuk perimbangan agar pasar tradisional bisa berkompetisi di tengah perdagangan global. “Terlebih, karyawan yang bekerja di minimarket banyak dari Pati yang bisa mengurangi pengangguran. Sisi positifnya mesti dilihat juga,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...