Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bulog Ditarget Mampu Serap 30 Ribu Ton Gabah Petani Jepara

Sejumlah petani saat melakukan panen padi. Tahun ini Bulog ditarget mampu menyerap gabah petani Jepara sebanyak 30 ribu ton. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom,Jepara – Tahun ini, Badan Urusan Logistik (Bulog) ditargetkan bisa menyerap gabah petani di Jepara sebanyak 30.665 ton ton. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya sebanyak 25.286 ton.

Wakil Kepala Bulog Subdivre II Pati Fauzan Dipo mengatakan, dengan adanya Program Serab Gabah Petani (Sergap), pihaknya berharap, target tersebut mampu tercapai. “Tahun lalu hanya ditarget sebanyak 25.286 ton, tapi mampu terealisasi sebanyak 36.552 ribu ton lebih. Dari target itu, hingga 10 Maret lalu, sudah ada 2.167 ton gabah yang kami serah,” ujar Fauzan, seperti yang dikutip dari website resmi Pemkab Jepara.

Dalam hal ini, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi meminta agar padi hasil panen petani yang tiap tahunnya naik, dibeli dengan harga yang sesuai dan stabil. Pasalnya, petani di Jepara tidak cukup memiliki ketahanan untuk bisa mendapatkan harga yang pantas.

Ahmad Marzuqi mencontohkan, memasuki musim panen padi MT I (Januari – Maret) kemarin, harga gabah di tingkat petani mengalami penurunan dari kisaran Rp 3.400 – Rp 4.600/kilogram, menjadi hanya Rp 3.000 – Rp 3.500/kilogram. Bahkan pada pertengahan Februari kemarin, harganya sempat terjun bebas ke angka Rp 2.000/kilogram.

“Saya meminta kepada Bulog Subdivre II Pati untuk dapat menyerap panen padi di beberapa tempat di Jepara dengan harga yang wajar, minimal Rp 3.700/kilogram, sesuai amanat Permentan Nomor 03 tahun 2017 tentang Harga Pembelian Gabah oleh Bulog di Luar Kualitas,” kata Ahmad Marzuqi.

Sementara itu, Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki melalui Kepala Staf Kodim Mayor Inf Kadarusman menuturkan, sebagai mitra dalam program penyerapan gabah ini, pihaknya sudah membagi tugas hingga di tingkat koramil.

Untuk Maret ini, tiap koramil harus berhasil menyerap gabah sebanyak 24,2 ton/hari. “Untuk April dan Mei, ditargetkan mampu menyerap 16,8 dan 16,4 ton/hari untuk tiap koramil,” kata Kadarusman.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...