Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ratusan Karya Kreatif Murid SD di Rembang Dipamerkan

Staf Ahli sekaligus Plt Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten Rembang Nur Efendi (tiga dari kiri) meninjau salah satu stand pameran. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Beragam hasil karya kreatif murid SD di Kecamatan Sulang dan Bulu dipamerkan di halaman Kantor Kecamatan Sulang, dalam ajang gebyar seni dan pameran karya siswa yang diprakarsai Stapa Center di halaman Kantor Kecamatan Sulang, Selasa (14/3/2017).

Berbagai karya murid SD tersebut, di antaranya di bidang pertanian, lingkugan hidup, sastra dan seni. Seperti halnya dalam bidang pertanian, tampak beberapa tanaman hidroponik, dan juga dalam bidang lingkungan hidup ada sampah yang diolah menjadi karya bernilai ekonomi.

Kemudian di bidang sastra, puluhan karya siswa berupa puisi tampak dipamerkan. Pun demikian, di bidang budaya, siswa mena mpilkan beragam tari tradisional, di antaranya Tari Orek-orek khas Rembang.

Ketua Panitia Kegiatan Junaidi mengatakan, pameran tersebut sebagai salah satu cara untuk memberikan motivasi kepada anak-anak untuk kreatif. “Acara ini digelar pada 14-15 Maret, dan diikuti 8 SD dari  Kecamatan Sulang dan Bulu. Kami berharap ini bisa menjadi motivasi anak-anak untuk terus mengasah kretivitas,” ujarnya.

Direktur Stapa Center Zainul Faizin mengutarakan, gebyar seni dan pameran karya siswa tersebut diharapkan bisa memberikan dorongan kepada siswa untuk berpikir lebih maju dan kreatif. “Misalkan saja mengolah sampah, limbah atau barang bakas bisa menjadi manfaat. Hal ini tentunya sangat bagus untuk perkembangan anak dan bisa meningkatkan kepercayaan diri dengan hasil karya yang dibuatnya,” katanya.

Sementara itu, Nur Eni, salah satu guru mengatakan, pameran seperti ini tidak hanya menumbuhkan motivasi siswa, tetapi juga dapat menambah nilai ekonomi. Sebab, produk yang dibuat siswa bisa dijual pada pameran tersebut.

“Selama ini, karya-karya siswa masih sebatas dipromosikan di lingkungan sekolah. Yang beli juga dari kalangan guru atau orang tua. Nah dengan adanya pameran seperti ini, kan, pangsa pasarnya lebih luas. Seperti hal untuk vas bunga dan tempat pensil yang terbuat dari barang bekas, mereka jual dengan harga kisara Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu,” ungkapnya.

Staf Ahli sekaligus  Plt Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten Rembang Nur Efendi mengaku cukup bangga dengan hasil karya anak-anak tersebut. Pihaknya sangat memberikan apresiasi dan berharap ke depan dapat memberikan manfaat bagi sekolah dan siswa.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...