Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bangunan Kompleks Situs Sunan Prawoto Pati Rusak Akibat Puting Beliung

Kerusakan pada bangunan kompleks Makam Sunan Prawoto, Desa Prawoto, Sukolilo, Pati yang terkena bencana angin puting beliung, Senin (13/3/2017) sore. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Makam Sunan Prawoto yang menjadi situs cagar budaya warga Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Pati mengalami kerusakan yang cukup parah akibat dihantam angin puting beliung, Senin (14/3/2017) sore.

Sejumlah titik bangunan yang terbuat dari kayu porak-poranda dan pagar tembok yang mengelilingi kawasan makam mengalami kerusakan. Sebagian atap rusak, karena tertimpa ranting pohon yang patah akibat angin puting beliung.

Danramil Sukolilo Lettu Inf Kusmiyanto mengatakan, tercatat ada 18 rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan akibat bencana angin puting beliung. Salah satu yang mengalami kerusakan paling berat adalah rumah Madkan, warga RT 3 RW 4 yang tertimpa pohon dan Makam Sunan Prawoto yang tertimpa ranting pohon dan genteng berjatuhan.

“Situs makam kerabat Mbah Tabek juga terkena bencana. Tapi, kerusakannya ringan, beberapa atap dan genteng mengalami rontok,” kata Lettu Inf Kusmiyanto.

Pascabencana, pihaknya mengerahkan tujuh anggota TNI AD untuk melaksanakan penanganan darurat dengan memotong pohon yang bertumbangan, serta membersihkan rumah. Dalam kegiatan evakuasi, pihaknya bersama anggota Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, anggota Polsek Sukolilo, relawan Radio Antarpenduduk Indonesia (RAPI), petugas PLN, dan puluhan warga setempat.

Seperti diketahui, Makam Sunan Prawoto adalah situs peninggalan cagar budaya yang menjadi bagian dari Keraton Surakarta Hadiningrat. Makam ini selalu diperingati dengan kirab budaya setiap tahunnya.

Karena itu, masyarakat dan petugas berbondong-bondong membenahi sejumlah kerusakan bangunan di kawasan makam penguasa terakhir Kerajaan Demak tersebut. Mereka berharap, bencana angin puting beliung tidak melanda desanya lagi.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...