Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Begini Proses Pembuatan Madumongso Pisang Klutuk ala Warga Ngarus Pati

Seorang pembeli menunjukkan jajanan madumongso pisang klutuk buatan warga Ngarus, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Suziati Nur Anggraini, warga Desa Ngarus, Kecamatan Pati berhasil memanfaatkan barang yang tidak bernilai ekonomi menjadi produk layak jual. Pisang klutuk yang selama ini dibuang berhasil diolah menjadi madumongso, jajanan khas Jawa yang melegenda.

Proses pembuatan madumongo berbahan dasar pisang klutuk diakui cukup rumit. Pertama, pisang klutuk dikukus sampai matang, kemudian ditiriskan sampai dingin.

“Kulitnya dikupas dan diiris pipih. Pisang lantas ditaburi serbuk ragi supaya menjadi tape. Proses peragian butuh waktu sekitar empat hari. Setelah jadi tape, biji pisang klutuk dibuang,” ujar Anggraini, Senin (13/3/2017).

Selanjutnya, pisang yang sudah menjadi tape disangrai bersama gula dan rempah-rempah rahasia dengan api yang sedang. Setelah masak, madumongso didinginkan dan dikemas menggunakan kertas warna-warni.

“Kalau api terlalu besar hasilnya tidak baik, kalau terlalu kecil kelamaan. Sehingga butuh api sedang. Butuh kesabaran untuk membuat madumongso dari pisang klutuk,” tuturnya.

Satu kemasan dengan isi sepuluh madumongso pisang klutuk, Anggraini menjualnya dengan harga Rp 7.500. Harga tersebut dinilai pas dan terjangkau, mengingat prosesnya yang cukup lama, termasuk minimnya ketersediaan bahan baku pisang klutuk.

Baca juga : Warga Ngarus Pati Olah Pisang Biji Jadi Madumongso

Selain enak, madumongso pisang klutuk buatan Anggraini mengadung nilai gizi yang baik. Kandungan antioksidannya yang cukup tinggi bisa menyembuhkan sariawan.

Salah satu pembeli, Retno Wijiyati menuturkan, madumongso pisang klutuk memiliki perpaduan rasa yang unik. Bila madumongso selama ini hanya didominasi rasa manis, tapi madumongso pisang klutuk punya cita rasa yang manis, sedikit sepet dan ada sensasi kecut.

“Kalau makan madumongso biasa, gigi saya langsung ngilu karena saking manisnya. Kalau ini rasanya pas dan ada kombinasi asam, sepet dan manis. Cocok buat oleh-oleh,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...