Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jualan Kopi 6 Jam Sehari, Pemuda Asal Rendole Pati Ini Beromzet Rp 18 Juta per Bulan

Fibrian Ady, warga Rendole tengah menyeduh kopi yang ia jual di kawasan Alun-alun Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Banyaknya penikmat kopi di Pati membuat Fibrian Ady menangkap peluang tersebut dengan membuka kedai kopi di sebelah timur Alun-alun Pati. Ady menjual beragam kopi Robusta dan Arabika di pinggiran jalan dari jam 18.00 WIB sampai 00.00 WIB.

Enam jam berjualan kopi pada malam hari, Ady sanggup meraup omzet sekitar Rp 600 ribu setiap harinya. Praktis, omzet jualan kopi Ady yang mengusung konsep “food truck” mencapai Rp 18 juta setiap bulannya.

Sebelumnya, pada 2014, Ady pernah membuka kedai kopi dengan jenis kopi single origin. Sayangnya, kedai kopinya sepi sehingga usahanya mandek dan berhenti di tengah jalan.

Namun, Ady tidak putus asa dan mencoba menangkap peluang lain dengan berjualan kopi berkonsep food truck. Dengan konsep yang lebih baru, Ady berhasil menjual 200 hingga 250 gelas kopi setiap hari.

Sebelum beroperasi di kawasan Alun-alun, Ady sempat berjualan di kawasan Stadion Joyokusumo. Namun, ada aturan yang melarang penjual menjajakan dagangannya di kompleks stadion sehingga beberapa kali diusir petugas Satpol PP.

“Saya pilih usaha jualan kopi, karena terinspirasi dari sebuah kebiasaan yang tidak suka minum kopi. Kalau minum kopi, perut terasa kembung dan mual. Saya penasaran dan belajar di daerah lain untuk menghasilkan kopi yang enak dan tidak menimbulkan mual,” kata Ady, Sabtu (11/3/2017).

Saat itu, ia melihat ada warung kopi single origin yang menjual kopi langsung diambilkan biji kopi murni dan digiling di tempat. Menurutnya, rasanya enak dengan penyajian yang unik. Dari sana, ia ingin menjual kopi dengan konsep yang serupa.

Saat ini, Ady menjual aneka minuman kopi dari Flores Manggarai, Lampung dan Java Bold Temanggung untuk kopi jenis Robusta, serta Aceh Gayo, Toraja Kalosi, Bali Kintamani dan Bali Wanagiri. Dalam sebulan, rata-rata ia berhasil menjual 20 kilogram kopi dari berbagai varian.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...