Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

PKL Sekolah Akui Pernah Jual Permen Dot di Kudus

Petugas Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus  menunjukkan foto makanan yang berbahaya kepada penjual jajajan di salah satu sekolah. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Sejumlah PKL yang biasa berjualan di sekolah di Kudus mengakui jika ada yang pernah menjajakan jajan mencurigakan. Seperti halnya para PKL di Barongan, yang mana beberapa kali menjual makanan yang mencurigakan.

Khanafi, salah satu PKL yang berjualan di Barongan mengatakan pihaknya pernah menjual permen dot waktu itu. Namun semenjak ada kabar mengandung narkoba, dirinya tidak menjualnya kembali karena mengganggap berbahaya.

“Sudah lama, beberapa bulan lalu sudah pernah jualan. Hanya katanya berbahaya sehingga tidak melanjutkan jualannya,” kata Khanafi di hadapan petugas Dinas Perdagangan di Kudus, Jumat (10/3/2017).

Menurutnya, selain menjual permen dot, dia juga mengaku pernah menjual permen jari. Hal itu diakuinya sebelum ramai permen tersebut di pasaran.

Ismail, pedagang lain juga mengungkap hal yang sama. Namun setelah mengetahui sosialisasi beberapa bulan yang lalu dari pemkab, tak mau menjual kembali. Karena dianggap berbahaya.

“Banyak yang jual, bahkan di pasar juga banyak. Tapi kami sebagai pedagang tak menjual jika memang dianggap bahaya. Apalagi ada imbauan dari Pemkab Kudus,” ungkap dia.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...