Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ribuan Lubang Jalan di Jalur Pantura Telah Ditambal


Petugas melakukan penambalan jalan berlubang di jalur pantura Tanggulangin Kabupaten Kudus, Senin. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Sedikitnya 4.300 lubang jalan di jalan nasional sudah tertambal oleh pemerintah pusat hingga kini, Senin (6/2/2017). Penambalan tersebut, dilakukan di jalan Pantura timur Jateng, yang juga meliputi Kudus.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII, Yafur Sulaiman, Senin (6/3/2017) saat dihubungi melalui telepon mengatakan saat ini jumlah lubang di permukaan jalan yang telah ditambal 4.300 jalan. Ruas itu meliputi pantura timur Jateng mulai Trengguli Demak hingga perbatasan Jawa Timur.

“Kami sampai sekarang juga masih proses menambal. Sebab proses pengerjaan tambalan tidak mungkin dapat diselesaikan, karena pasti selalu muncul lubang baru,” kata Yafur.

Meski sudah ada penambalan di sejumlah titik. Namun tidak menutup kemungkinan muncul lagi jalan rusak. Sehingga, proses penambalan juga beberapa kali mengulangi di wilayah yang sudah ditambal. BBPJN VII Direktorat Jenderal Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sebenarnya sudah melakukan penambalan semenjak 29 Januari silam. Dan hingga kini, proses penambalan seolah tak ada habisnya.

Dia menyebutkan, lubang jalan yang sangat banyak itu disebabkan oleh banyak hal. Seperti halnya beberapa waktu lalu terguyur hujan deras, sehingga banyak aspal yang mengelupas. Faktor lainnya juga disebabkan dengan adanya aspal yang memang sudah aus karena termakan usia.

“Kalau masalah lubang jalan menang tidak ada hentinya. Kami selalu melakukan penambalan di jalur yang berlubang secara terus-menerus,” ungkap dia.

Berdasarkan pantauan, penambalan kali ini berada di kawasan Tanggulangin, Jati Kudus. Semenjak pagi tadi petugas menambal jalan di lokasi itu.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...