Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pasien Dipulangkan saat Masih Sakit, DPRD Kudus Mintai Pertanggungjawaban RSUD

431
DPRD Kudus mengadakan pertemuan dengan perwakilan RSUD dr Loekmono Hadi terkait pemulangan pasien yang masih sakit. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi) 

MuriaNewsCom, Kudus – DPRD Kudus memanggil pengurus RSUD dokter Loekmono Hadi, Jumat (3/3/2017). Pemanggilan itu terkait kasus pasien warga Undaan yang dipulangkan meski sedang sakit.

Ketua DPRD Kudus Mas’an langsung meminta keterangan kepada Direktur RSUD dokter Aziz Achyar di ruang komisi D.  “Banyak yang komplain kepada kami, tidak hanya satu dua orang. Banyak yang mengeluhkan. Apakah gara-gara gratis atau memakai BPJS lalu pelayanan semacam ini bagi masyarakat?” tanya Mas’an.

Pelayanan kepada masyarakat harusnya diutamakan. Masyarakat bukannya gratis saat berobat, hanya pihak legislatif sudah mengalokasikan dana yang amat besar, untuk progam kesehatan secara gratis kepada masyarakat.

 Baca juga : RSUD Kudus Paksa Pulang Pasien yang masih Sakit 

Sementara, Direktur RSUD dokter Aziz Achyar menyangkal perlakuan yang tidak baik kepada pasien. Bagi dia, semuanya diperlakukan secara adil dan sesuai SOP kepada semua pasien. Bahkan pasien yang kelas 3 dengan VIP juga disamakan satu dengan lainnya.

“Kita samakan semuanya. Karena memang sudah ada SOP yang harus dijalankan. Jadi, semuanya sama,” ujarnya.

Dia menjelaskan, soal pasien tersebut merupakan pindahkan dari klinik milik Yayasan Mardi Rahayu yaitu Mardi Santoso yang terletak di Undaan. Di sana ada empat korban ledakan gas, namun hanya dua yang dibawa ke RSUD tanpa diketahui penyebabnya.

Korban mengalami luka bakar pada wajah, kedua tangan dan kakinya. Luka ledakan cukup parah sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyembuhkan luka bakarnya. “Pasien masuk tanggal 2 Februari lalu, dan pulang pada 11 Februari. Pasien pulang karena sudah diperbolehkan setelah dirawat di ICU dan ruang Baugenvil,” ujarnya.

Diketahui, Ramisih (47), warga Desa Lambangan RT 7 RW 2 Gang 12 Kecamatan Undaan, dipulangkan RSUD kendati masih sakit.

Editor : Akrom Hazami

Ruangan komen telah ditutup.