Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

PWI Komitmen Perangi Berita Hoax

328
Orientasi jurnalistik anggota PWI Jateng dan Focus Group Discusion (FGD) perlindungan hukum dalam peliputan jurnalistik yang bertajuk “Pers Sehat, Bangsa Hebat” di Kantor Setda Rembang, Kamis (2/3/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Fungsi pers sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial, dewasa ini menghadapi berbagai gempuran. Beberapa media online marak menampilkan berita palsu atau hoax.

Untuk itu, saat ini menjadi momen penting bagi bagi Pers Nasional untuk memerangi hoax. Amir Machmud, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah juga menyesalkan banyaknya berita palsu yang beredar di kalangan masyarakat akhir-akhir ini.

Hal itu disampaikan, saat acara orientasi jurnalistik anggota PWI Jateng dan Focus Group Discusion (FGD) perlindungan hukum dalam peliputan jurnalistik yang bertajuk “Pers Sehat, Bangsa Hebat” di Kantor Setda Rembang, Kamis (2/3/2017).

“Berita itu seharusnya dipercaya oleh masyarakat. Tapi, akhir-akhir ini justru berita hoax banyak sekali. Sehingga wartawan yang bertugas secara aturan pun kecipratan imbas dari adanya berita hoax itu sendiri,” kata Machmud.

Dirinya juga berharap, agar kegiatan orientasi jurnalistik tersebut bisa digunakan dan dimanfaatkan dengan baik. “Kita tidak main-main dengan kegiatan ini. Sehingga nantinya bisa dimanfaatkan dengan baik serta bisa dijadikan acuan saat bertugas,” paparnya.

Bukan hanya itu saja, dirinya juga menyatakan, jika sering menerima aduan oknum wartawan yang memeras kepala sekolah dan kepala desa.

“Tiap kali muncul keluhan tersebut, kami selalu menyarankan kalau memang tidak memiliki kesalahan dalam pengelolaan anggaran, tidak perlu takut,” katanya.

Apabila sampai terjadi pemerasan, menurutnya, silakan ditempuh jalur hukum karena sudah termasuk pelanggaran tindak pidana dan kode etik jurnalistik.

“Forum orientasi jurnalistik ini diharapkan bisa menjadi pintu masuk, untuk mewujudkan wartawan berkompetens. Medianya juga harus punya badan hukum,” katanya.

Terpisah, Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto mengatakan, peran media saat ini memang sangat bagus. Sebab bisa sama-sama menjalankan program pembanguan yang ada.

Menurutnya, wartawan mesti bisa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan kode etik. Selain itu, wartawan juga mesti jadi teman baik.

“Satu sisi, sekarang keterbukaan informasi publik menjadi satu rangkaian. Pemerintah harus prima dan berani bisa memberikan informasi dan pembaharuan ke teman-teman jurnalis,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Ruangan komen telah ditutup.