Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pembebasan Lahan Jalan Lingkar Utara di Kudus Gandeng Appraisal

939

Warga mengayuh sepedanya di jalur lingkar utara Kaliwungu Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus –  Pembangunan jalan lingkar utara, masih menyisakan sejumlah titik yang belum dibenahi. Bahkan terdapat pula lokasi yang belum dibebaskan untuk dilakuan pembangunan. Untuk itu, Pemkab Kudus menggandeng tim penaksir harga (appraisal) dalam hal membeli tanah.

Kepala Dinas PUPR Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, pihaknya kini sudah dalam proses mencari   appraisal. Harapannya, appraisal dapat segera mendapat patokan harga untuk membeli tanah milik warga yang menolak sistem KTP tersebut.

“Sekarang tidak ada yang namanya ganti rugi, yang ada hanyalah ganti untung. Karena harga yang ditawarkannya kepada pemilik tanah pasti masih untung ketimbang beli,” kata Sam’ani di Kudus, Kamis (2/3/2017).

Menurutnya, harga appraisal bukanlah harga yang rendah. Sebab harga itu mengikuti harga yang sekarang. Selain itu, appraisal juga berdiri sendiri yang mana mulai dari cek lapangan hingga penentuan harga tanpa intervensi dari pemerintah. 

Pihaknya memastikan harga yang muncul nantinya di atas pasara. Sebab, jika terjadi gugatan atau warga yang tidak menerima maka yang tanggungjawab adalah dari pihak appraisal sendiri. “Kami dari pemkab hanya menggunakan patokan tersebut, jadi berapapun yang dipatok oleh appraisal itulah yang menjadikan dasar untuk kami dalam hal membeli tanah milik warga yang belum terbebaskan,” ujarnya.

Untuk tanah penuntasan lingkar utara, kata dia, memiliki panjang mencapai 165 meter. Lokasi juga berbentuk kurang karena sebagian lainnya sudah berbentuk jalan.  Lokasi tanah terdapat di Desa Mijen, Kaliwungu Kudus.

Editor : Akrom Hazami

Ruangan komen telah ditutup.