Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tersumbat Ranting Pohon, Sungai Desa Margomulyo Pati Dibersihkan

Anggota TNI AD dan masyarakat membersihkan Sungai Gempol di Desa Margomulyo, Juwana, Pati, Kamis (2/3/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sampah dari ranting pohon yang menyumbat sungai di sepanjang Dukuh Gempol, Desa Margomulyo, Kecamatan Juwana, Pati dibersihkan, Kamis (2/3/2017). sampah sebagian besar berasal dari ranting bambu dan berbagai ranting dari tanaman lainnya.

Kegiatan tersebut melibatkan puluhan warga Desa Margomulyo dan anggota TNI dari Koramil 02/Juwana. Sampah-sampah organik tersebut diangkat dari sungai dan akan dimanfaatkan sebagai kayu bakar oleh masyarakat setempat.

“Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di tempatnya masih sangat sulit. Orang lain yang membuang sampah di sungai, kita yang kena dampaknya. Sungai masih banyak disalahgunakan untuk membuang sampah,” ujar Camat Juwana Teguh Widiatmoko.

Di kawasan tersebut, air sempat meluber ke jalan dan memasuki kawasan halaman rumah warga. Hal itu disebabkan air hujan tidak bisa mengalir lancar akibat tersumbat sampah organik dari ranting-ranting pohon.

Sementara itu, Danramil 02/Juwana Kapten Arh Sumaryono menuturkan, karya bakti bersih-bersih sampah di sungai menjadi bagian dari upaya pencegahan kuratif. Mestinya, kata dia, pencegahan kuratif tidak perlu dilakukan bila ada pencegahan preventif, yakni kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami tidak patah arang. Meski kesadaran masyarakat masih kurang, tetapi kami mengajak masyarakat untuk bahu-membahu membersihkan sampah yang menyumbat di bawah jembatan Sungai Gempol. Dengan gotong-royong, kami juga ingin menguatkan integritas sosial antara warga dan anggota TNI,” ucapnya.

Dia berharap, instansi pemerintahan dan warga Juwana memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan dengan tidak buang sampah sembarangan. Banjir di Juwana yang terjadi beberapa waktu lalu, selain faktor geografis juga disebabkan faktor kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...