Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sandaran Kapal di Kali Wiso Jepara Ambles, Ini Penyebabnya

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Jepara – Pagar yang digunakan untuk sandaran kapal di depan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Jepara ambles. Hal ini diduga akibat adanya pengerukan muara Sungai Kali Wiso akhir 2016 lalu.

Kepala UPP Syahbandar Jepara Suripto mengatakan, sementara pagar tembok tersebut tak bisa digunakan karena dikhawatirkan semakin miring. ”Kami menduga, ini akibat pengerukan muara Kali Wiso yang tidak memenuhi aspek yang ada. Pengerukaannya terlalu minggir. Akhirnya, setpel rusak dan tergerus ombak,” katanya.

Perlu diketahui, ahir 2016 lalu, muara Kali Wiso dikeruk karena mengalami pendangkalan. Proyek pengerukan ditangani Dinas Kelautan (Dislutkan) Jepara. Sementara itu, tak terlalu lama setelah pengerukan, pagar tembok untuk sandaran kapal itu ambles.  

“Panjang tembok yang ambles sekitar 111,8 meter. Tembok sudah mengalami penuruan sekitar 5 hingga 10 sentimeter. Di bagian bawah, setpel rusak dan tergerus ombak sekitar lima meter. Kalau kemiringannya kami belum mengukur, tapi sementara pagar tak bisa difungsikan,” paparnya.

Dia melanjutkan, pihaknya sudah mengirim surat kepada Dislutkan pada 21 Desember 2016 lalu. Pihaknya juga telah berkoordinasi secara langsung. Menurutnya, mestinya pihak pelaksana pengerukan yang bertanggung jawab. Namun, hingga kemarin belum terlihat langkah riil dari Dislutkan Jepara.

Sementara itu, Kabid Perikanan Tangkap pada Dislutkan Jepara Adi Sasongko mengatakan, jika pihaknya tidak tahu pasti mengenai proyek tersebut. Sebab, proyek pengerukan pada 2016 lalu belum ditangani pihaknya. Namun, sejauh ini sudah koordinasi dengan kabid lama yang menangani proyek tersebut. Hasilnya, rencana akan akan dipasang beton penyangga.”Kalau proyek fisik di penetapan, kami memang tidak ada. Kami belum tahu nanti di perubahan,” katanya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...