Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pasokan Air Terhenti, Paguyuban Pedagang Pasar Pagi Purwodadi Bikin Sumur Bor

881
Pekerja yang melakukan pengeboran sumur di Pasar Pagi Grobogan, Rabu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Pasokan air di Pasar Pagi Purwodadi Grobogan, masih terhenti sejak senin hingga Rabu (22/2/2017). Masalahnya, mesin pompa air yang rusak belum diperbaiki lagi rekanan. Sambil menunggu proses perbaikan mesin pompa air, paguyuban pedagang berinisiatif membuat sumur bor. Hal itu dilakukan lantaran kebutuhan air dinilai cukup vital bagi para pedagang dan pembeli.

Dari pantauan di lapangan, pembuatan sumur bor ditempatkan di bagian belakang. Tepatnya, di sebelah selatan tempat kamar mandi umum Pasar Pagi. Ada empat pekerja yang melakukan pengeboran sumur. Proses pengeboran menggunakan cukup banyak peralatan, termasuk beberapa mesin penyedot air. Sepintas, cara pengeboran sumur mirip proses eksplorasi minyak tanah secara sederhana.

Saat itu, proses pengeboran tanah baru mencapai kedalaman sekitar 20 meter. Tanda-tanda ditemukan sumber air sudah mulai terlihat. Hal ini seiring sudah keluarnya butiran pasir hitam. “Mudah-mudahan, nanti bisa dapat sumber air yang besar. Sehingga kebutuhan air buat pedagang dan pembeli tercukupi,” kata Daryanto, pegawai Pasar Pagi Purwodadi yang ikut memantau pelaksanaan pengeboran sumur itu.

Beberapa waktu sebelumnya, sudah pernah dilakukan pembuatan sumur di sisi selatan. Namun, meski sudah dibor sampai kedalaman sekitar 100 meter, tidak ada sumber air yang keluar. “Di kawasan Pasar Pagi ini memang cukup susah sumber airnya. Ini memang kendalanya,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini memang sudah ada sumur buatan rekanan yang mengerjakan proyek Pasar Pagi. Tetapi, sumber airnya tidak besar sehingga tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari. Akibat sumber airnya terbatas itulah yang menyebabkan mesin pompa terbakar karana tidak mendapat pasokan air.

Sebelumnya, Kabid Pasar Disperindag Grobogan Nani Rachmaniarti ketika dimintai komentarnya menyatakan, soal rusaknya mesin pompa sudah disampaikan pada rekanan untuk diperbaiki. Sebab, sampai saat ini proyek pembangunan Pasar Pagi masih dalam tahap pemeliharaan yang jadi tanggungan pihak rekanan.

“Pihak rekanan sudah kita kasih tahu supaya segera memperbaiki mesin pompa. Soalnya, ini masih masa pemeliharaan. Pihak paguyuban pedagang juga sudah merencanakan untuk membuat sumur bor di dalam pasar. Hal ini untuk mengantisipasi jika ada kendala seperti saat ini,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Ruangan komen telah ditutup.