Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kaki Korban Banjir Jatiwetan Kudus Ini Gatal dan Melepuh

Warga melintasi jalan banjir yang mulai surut di Desa Jatiwetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Warga di wilayah yang kena banjir di Jatiwetan, Kecamatan Jati, mulai menderita penyakit. Di antaranya adalah penyakit gatal dan melepuh di bagian kaki. Itu tak lepas dari seringnya kaki mereka menerobos banjir.

Hal ini dialami Suparmi (55), dan anak-anaknya. Rumah mereka terendam banjir. Mereka memilih berada di rumah, ketimbang di tempat pengungsian. Akibatnya mau tak mau, mereka harus melintasi bagian lantai rumah yang terendam banjir.”Kaki seperti melepuh. Rasanya gatal sekali, saar habis kena air. Selain itu juga ada bagian kaki berwarna merah,” kata Suparmi ditemui di lokasi banjir desa itu, Selasa (21/2/2017).

Petugas kesehatan telah memeriksa penyakit gatal warga. Mereka kerap melakukan pemeriksaan kepada warga. Tidak hanya kesehatan, korban banjir juga mendapatkan bantuan logistik, meski tak setiap hari. Warga lain yang memilih bertahan di rumah saat banjir terjadi adalah Sudiman (70). Kakek ini mengaku tak ingin jauh dari rumah.
“Sudah dari kecil di rumah, jadi kondisi apapun kalau bisa, berada di rumah. Apalagi hanya banjir yang tidak terlalu tinggi,” ucap Sudirman.

Sebelumnya rumah milik Sudirman terendam hingga lutut orang dewasa, beberapa hari lalu. Kini, banjir sudah surut.  Camat Jati Andreas Wahyu mengatakan, pihaknya memantau para pengungsi yang sudah pulang ke rumah. Meski sudah pulang, namun beberapa tempat masih tergenang air.

“Saat ini ada lima KK yang masih bertahan di pengungsian. Mereka itu yang kali pertama datang karena paling awal kebanjiran. Namun infonya juga akan pulang,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...