Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ini yang Dirasakan Santri-santri di Turki Sebelum KH Nafi’ Abdillah Wafat

Suasana rumah duka KH Nafi’ Abdillah di Desa Kajen, Margoyoso, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Santri KH Nafi’ Abdillah yang berada di Turki disebut-sebut sempat merindukannya, sebelum wafat pada Minggu (19/2/2017) lalu. Hal itu dikatakan menantu KH Nafi’, Gus Nadhif.

“Ada rasa kangen dengan Abah. Santri-santri Abah di Turki merasa kangen. Mungkin karena Abah sedang berada di Turki,” ucap Gus Nadhif.

Dijadwalkan, jenazah KH Nafi’ sampai di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, pada Selasa (21/2/2017) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Rencananya, jenazah KH Nafi’ akan dikebumikan di dekat makam KH Abdullah Salam dan Nyai Hj Aisyah.

Dalam pengurusan jenazah saat di Turki sempat mengalami kendala, karena administrasi di KBRI tutup pada Minggu. Namun, ada perwakilan dari diplomasi RI dan Turki yang kemudian memudahkan urusan administrasi kepulangan jenazah ke Tanah Air.

Baca juga : Kabar Duka, KH Nafi’ Abdillah Kajen Pati Wafat di Turki Usai Jalani Ibadah Umroh

“Alhamdulillah, saat itu pejabat-pejabat di KBRI ikut membantu lobi ke Turki, sehingga urusan administrasi akhirnya dimudahkan meski pada hari Minggu. Sebelum wafat, Abah sempat di UGD rumah sakit di Istanbul. Kondisinya cukup parah,” ungkapnya.

Lantaran penyakit jantung dan sejumlah penyakit komplikasi lainnya, KH Nafi’ akhirnya menghembuskan napas untuk yang terakhir kalinya. Sampai saat ini, ribuan jemaah memadati rumah KH Nafi’ setiap malam untuk mengikuti tahlil.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...