Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Perahu Pecah Diterjang Ombak, 3 Nelayan Mengapung dengan Pegangan Bambu, yang Terjadi Kemudian…

1.160
Ilustrasi

MuriaNewsCom, Jepara – Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Jepara. Setelah pada Kamis (16/2/2017) sebuah perahu yang ditumpangi tiga nelayan pecah karena dihantam ombak di perairan Bondo, Kecamatan Bangsri, yang berakibat satu orang meninggal, satu selamat dan satu lagi hilang dan masih dalam pencarian.

Kejadian serupa juga terjadi perairan Empu Rancak Bondo, Kecamatan Bangsri, pada Kamis (16/2/2017) sore. Perahu yang juga ditumpangi tiga orang nelayan pecah dihantam ombak.

“Tiga nelayan tersebut adalah Nur Hadi (65) warga Dukuh Ngrandon, Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo, Jepara. Kemudian Hariadi (60) warga Desa Balongarto, Kecamatan Kembang dan Gisan warga Desa Kepuk, Kecamatan Bangsri,” ujar Kasat Pol Air Polrea Jepara AKP Hendrik Irawan.

Informasi yang didapatkan, mereka bertiga pergi melaut yang berangkan dari Sungai Ngelak, Desa Bondo, pada Kamis (16/2/2017) sekitar pukul 03.00 WIB. Namun melaut beberapa jam, mereka kembali ke daratan. Namun, sesampainya perairan Pantai Empu Ranca, pada Kamis (16/2/2017) sekitar pukul 16.00 WIB, perahu yang ditumpangi tiga nelayan tersebut dihantam ombak hingga pecah.

Melihat hal itu, mereka bertiga kemudian mencoba menyelematkan diri dengan mengapung menggunakan sebatang bambu yang panjangnya sekitar 5 meter yang berada di perahu. Berjam-jam, mereka mengapung di tengah laut. Namun, nahas bagi Gisan, yang justru tangannya terlepas dari bambu, karena tak kuat menahan kencangnya ombak.

“Pada Kamis malam, sekitar pukul 22.00 WIB, salah satu dari tiga nelayan yang mengapung dengan bambu ini hilang, karena, terlepas dari bambu yang dipegang mereka bertiga. Kemudian untuk yang dua lainnya berhasil  menepi dan diselamatkan oleh warga Dukuh Metawar, Desa Ujung Watu, Kecamatan Keling, Jepara, pada Jumat (17/2/2017) sekitar pukul 04.00 WIB di Banyumanis, Kecamatan Donorojo,” ungkapnya.

Sementara ini, pencarian terhadap korban yang hilang masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Baik dari Pol Air Polre Jepara, BPBD, dan relawan. Sedangkan korban yang selamat, masih dalam perawatan di Rumah Sakit Donorojo.

Editor : Kholistiono

Ruangan komen telah ditutup.