Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Miris, Kondisi Jalan Kabupaten Grobogan Rusaknya Super Parah


Warga melintas di jalan rusak yang ada di ruas jalan Danyang-Kradenan, wilayah Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Jumat. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Prioritas utama Pemkab Grobogan untuk memperbaiki infrastruktur jalan tampaknya harus segera dikerjakan.Sebab, hingga saat ini masih banyak ruas jalan yang kondisinya mengenaskan dan perlu penanganan secepatnya.

Salah satunya ruas jalan Danyang-Kradenan yang masuk wilayah Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon. Dari pantauan di lapangan, kondisi ruas jalan yang sebelumnya sempat dilapisi aspal ini memang mengalami rusak parah. Di ruas jalan ini terdapat banyak kubangan berukuran cukup lebar. Beberapa kubangan bahkan nyaris memakan seluruh ruas jalan.

Di titik kubangan ini, para pengendara motor terpaksa harus jalan bergantian karena ruas jalan yang masih utuh hanya tinggal sedikit dan tidak cukup dilalui kendaraan dari kedua arah. Sedangkan kendaraan roda empat harus berjalan hati-hati ketika menerobos kubangan yang kondisinya cukup dalam.

“Kondisi jalan ini parah banget. Masak jalan kabupaten kondisinya kok penuh kubangan kayak gini,” cetus Yogi Pratama, salah seorang pengendara yang melintas di ruas jalan rusak tersebut.

Ruas jalan rusak panjangnya sekitar 1,5 km. Di sebelah barat dan timur ruas jalan rusak ini kondisinya relatif bagus karena sudah dicor beton.

“Ruas jalan yang rusak sebenarnya tinggal sedikit saja karena yang sebelah barat dan timur sudah dicor. Tetapi sampai sekarang ruas jalan rusak ini belum juga ditangani. Padahal kondisinya cukup parah,” kata Ariawan, warga setempat.

Warga berharap kerusakan jalan itu segera dapat perhatian dari dinas terkait. Minimal, jika belum diperbaiki permanen dengan cor beton, kubangan yang terlihat ditutup dulu biar pengendara bisa melintas dengan mudah.

“Jalan ini termasuk jalur utama penghubung antar beberapa kecamatan. Tiap hari arus lalu lintasnya cukup padat. Kami harap jalan ini segera ditangani karena kondisinya parah dan membahayakan. Terutama ketika hujan karena ruas jalan tertutup air sehingga sulit menentukan dimana posisi kubangannya,” imbuh Tumino, warga lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Grobogan Subiyono ketika dimintai komentarnya menyatakan, pada tahun anggaran 2017 ini, sudah dialokasikan dana Rp 200 miliar khusus untuk perbaikan jalan. Rencananya, dana pinjaman itu akan digunakan untuk perbaikan jalan sepanjang 66,3 km.

Dana pinjaman nanti akan dialokasikan untuk perbaikan jalan yang dibagi dalam dua wilayah. Yakni, wilayah Grobogan bagian Timur dan Barat yang masing-masing dialokasikan Rp 100 miliar. Proyek jalan nanti akan dibagi dalam beberapa paket pekerjaan.

“Saat ini, kita masih menyiapkan proses lelang untuk proyek perbaikan jalan. Kalau tidak salah, ruas jalan di Desa Tuko itu masuk dalam alokasi perbaikan. Saya ini tidak bawa datanya. Coba besok saya cek kepastiannya,” katanya. 

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...