Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ketika Ombak Pasang, Warga Malah Pilih BAB di Pantai

Tempat BAB yang terbuat dari bambu dan bersekat papan yang berada di tepi pantai di wilayah Ujungbatu, Jepara. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Jepara – Dalam beberapa pekan terakhir, cuaca ekstrem melanda wilayah perairan Jepara, akibat musim baratan. Angin kencang dan ombak yang tinggi, membuat arus pelayaran terganggu. Nelayan tidak bisa melaut, karena ombak yang tinggi.

Namun demikian, adanya ombak pasang justru dimanfaatkan sebagian warga yang tinggal di pinggir pantai untuk buang air besar (BAB) sembarangan. Seperti halnya di kawasan Desa Ujungbatu RT 16 RW 4 Jepara.

Supri (40) warga setempat mengatakan, ketika ombak pasang seperti ini dirinya membuat tempat BAB berupa bambu yang diberi sekat papan dan letaknya menjorok ke pantai. “Tempat BAB ini saya gunakan saat musim ombak tinggi. Sebab bila ombak tinggi, airnya kan bisa hingga tepi pantai. Bahkan bisa dekat dengan rumah. Sehingga nantinya kotoran ini bisa tersapu ombak,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagian besar warga yang berada di tepi pantai juga melakukan hal yang sama. “Kadang juga ada yang langsung di pantai tanpa membuat tempat BAB semacam ini. Selain itu juga ada yang dari perahu,” paparnya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai fasilitas kamar mandi atau toilet yang dimiliki warga, ia mengaku bahwa di saat ombak besar atau tinggi, lebih mudah BAB di pantai secara langsung.

“Bila di WC itu kan akan menggunakan air dua kali atau istilahnya membuang air bersih sampai dua kali. Misalkan saja kalau di WC, maka airnya akan dibuat membersihkan kotoran dan dibuat cebok. Sehingga airnya akan dibuang dua kali. Kalau di pantai kan lebih hemat air bersih,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...