Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Nekat, Bus Lintasi Jembatan Rusak di Pulokulon Grobogan

Sebuah bus melintas di atas jalan di jembatan Desa Pulokulon dan Sambungharjo, Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,  Grobogan – Sebuah bus melintas di jembatan rusak di Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Kamis (16/2/2017). Bus ukuran tanggung itu tertangkap kamera MuriaNewsCom. Kendati ban mepet tapi tidak sampai celaka.

Beberapa waktu terakhir, tanah penahan di lokasi itu tergerus air. Kondisi jembatan yang ada di antara Desa Pulokulon dan Sembungharjo, Kecamatan Pulokulon, itu memang terancam ambrol.

Terkait kondisi itu, para pengguna jalan yang biasa melintas di jalur Danyang-Kradenan meminta agar dinas terkait segera melakukan penanganan jembatan tersebut. “Saat ini, jembatannya memang masih bisa dilalui. Tetapi jika tidak segera diatasi bisa ambrol,” kata Sudarsono, pengendara motor yang melintas dilokasi, Kamis (16/2/2017).

Dari pantauan di lapangan, apa yang disampaikan pengendara itu memang ada benarnya. Tanah penahan jambatan di sisi barat di sebelah utara jalan raya kondisinya sudah longsor cukup lebar dan dalam.

Sebuah papan peringatan sederhana dipasang warga supaya pengendara berhati-hati dan tidak mengambil jalur terlalu ke kiri. Sebab, tanah penahan yang longsor sudah mepet dengan jalan raya. “Beberapa waktu lalu, papan pengumuman dipasang di situ. Soalnya, khawatir kalau sampai ada pengendara yang terperosok longsoran,” kata Purjiman, warga setempat.

Longsornya tanah tersebut sudah berlangsung sekitar sebulan lalu. Yakni, saat sungai kecil di bawah jembatan itu airnya meluap dan mengikis tanah di bawah fondasi jembatan. Jalur tersebut termasuk ramai kendaraan setiap harinya. Sebab, jalur itu jadi alternatif terdekat menuju Kradenan, Gabus, dan Wirosari yang ada di.sebelah timur. Sedangkan jalur ke barat menuju Kecamatan Toroh dan Purwodadi.

Jembatan yang tanah penahannya longsor itu berada di atas anakan Sungai Lusi. Panjang jembatan sekitar 15 meter dan lebar sekitar 3,5 meter. Dengan kondisi yang cukup sempit, kendaraan roda empat dari kedua arah tidak bisa melintas bersamaan. Tetapi harus jalan bergantian.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...