Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kantor Panwas Pati Digeruduk Massa, Nyaris Terjadi Bentrok

PILKADA PATI

Petugas kepolisian berupaya menenangkan massa yang berada di Kantor Panwas Pati, Selasa (14/2/2017) malam. (Humas Bawaslu Jateng)

MuriaNewsCom,Pati – Panwas Kabupaten Pati sejak akhir masa kampanye sampai dengan Selasa (14/2/2017) malam telah menerima 13 laporan dugaan politik uang. Dugaan tersebut terjadi di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Pati.  Politik uang diduga dilakukan oleh pihak pasangan Haryanto-Arifin yang merupakan pasangan calon tunggal pada Pilkada Pati.

Pimpinan Bawaslu Jateng Teguh Purnomo yang tiba di Kantor Panwas Kabupaten Pati sejak kemarin sore, menyaksikan langsung proses proses penanganan yang dilakukan oleh Panwas Kabupaten Pati. Berdasarkan pengamatan, 3 Anggota Panwas Kabupaten Pati nampak sibuk melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi-saksi peristiwa.

Sementara di areal Gedung Panwas, terlihat massa berjumlah puluhan orang  yang juga mengawasi penanganan yang dilakukan oleh panwas. Menurut info di jajaran Panwas, massa tersebut secara bergantian hadir di Kantor Panwas setiap harinya sejak beberapa hari lalu. Massa tersebut nampak emosional dan sesekali menekan anggota Panwas. 

“Melihat situasi itu, saya menemui dan mendengarkan segala keluhan dan harapan dari massa tersebut. Upaya ini dilakukan untuk meredakan situasi agar tidak berujung pada tindakan-tindakan kekerasan,” ujar Teguh Purnomo.

Malam harinya, massa semakin bertambah.Sementara Anggota Panwas melalui forum Sentra Gakkumdu sedang melakukan pembahasan atas laporan bersama pihak kepolisian dan kejaksaan.

Sekitar pukul 22.30 WIB, tiba-tiba puluhan orang berdatangan memasuki areal Gedung Panwas dan bersitegang dengan massa yang sudah datang sebelumnya. Terdengar teriakan-teriakan dari massa yang baru berdatangan.

Dilihat dari kendaraan yang dibawa oleh massa yang beridentitas salah satu partai politik serta dari teriakan-teriakan, massa yang terakhir ini merupakan pendukung pasangan calon tunggal.

Keributan tersebut berlangsung hampir 1 jam dan berakhir setelah Kapolres Pati Ari Wibowo bersama pasukan tiba di Kantor Panwas dan meminta massa dari kedua belah pihak membubarkan diri dan meninggalkan areal gedung panwas.

Editor : Kholistiono

 

Comments
Loading...