Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Rumah Warga Ujungbatu Jepara Ambrol Diterjang Ombak

Rumah Kaswat (40) warga Ujung Batu RT 15 RW 4 Kecamatan Kota yang ambrol diterjang Ombak, Minggu (12/2/2017) malam. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Dinding rumah milik Kaswat (40), warga Kelurahan Ujungbatu RT 15 RW 4 Kecamatan Jepara, ambrol dihantam ombak pada Minggu (12/2/2017) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.

Kaswat mengatakan, pada saat kejadian, dirinya sedang tertidur di depan televisi dan tiba-tiba terdengar bunyi suara tembok bagian dapur ambrol dihantam ombak. “Saat itu saya tidur di depan TV. Namun tiba-tiba saya terbangun lantaran mendengar suara brak. Dan setelah saya bangun dan lihat kondisi rumah, ternyata tembok bagian dapur ambrol dihantam ombak,” ungkapnya.

Dari pantauan MuriaNewsCom, akibat dihantam ombak tersebut, bukan hanya tembok bagian dapur saja yang ambrol, namun, dinding rumah bagian depan juga retak. Dengan kondisi tersebut, Kaswat harus mengungsi sementara ke rumah mertua.

Selain rumah Kaswat, rumah milik Biyoso (70) yang bersebelahan juga mengalami hal yang sama. Rumah yang terbuat dari kayu dan bambu ini juga jebol terkena ombak. “Kejadiannya bersamaan dengan rumah Kaswat tadi malam. Saat itu saya juga kaget. Tiba-tiba dinding kayu saya jebol terkena ombak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Trantib Kelurahan Ujungbatu Jepara Edi Agus Budianto mengatakan, perlu adanya penataan lokasi di daerah yang terdampak abrasi, khususnya di RT 15 RW 4. Apalagi, status tanah di yan ditempati warga yang terkena abrasi tersebut milik Negara. “Jarak rumah warga dengan tepi pantai itu sekitar 5 hingga 10 meter dalam kondisi air laut normal,” ungkakpnya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai abrasi di tahun sebelumnya, ia mengaku bahwa di tahun 2014 ada kejadian abrasi hingga merobohkan satu unit rumah. “Di tahun 2014 sih ada satu rumah roboh. Ya kejadiannya juga di RT 15 RW 4 tersebut. Sehingga dengan pengalaman itulah, lokasi ini perlu ditata. Apakah itu dibongkar dengan cara dijauhkan lagi dengan bibir pantai atau gimana gitu,”pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...