Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sidak Pasar Pagi, Bupati Sri Sumarni Kaget Banyak Pedagang Berjualan di Pelataran

Bupati Grobogan Sri Sumarni terlihat tidak senang mendapati banyak pedagang yang berjualan di luar pasar pagi, padahal sudah mendapatkan tempat di dalam pasar, dalam sidak Minggu (12/2/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni sempat dibikin kaget saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pagi Purwodadi, Minggu (12/2/2017).

Hal itu terjadi setelah Sri Sumarni melihat banyak pedagang yang berjualan di pelataran dan pinggir jalan depan pasar. ”Lho, ini kok banyak banget yang jualan di luar pasar. Kondisi ini membuat kawasan di luar pasar malah jadi semrawut,” katanya.

Sri Sumarni mengadakan sidak sekitar pukul 06.00 WIB, sebelum menghadiri acara Hari Pers Nasional (HPN) di arena car free day CFD). Sejumlah pejabat ikut mendampingi sidak ini. Antara lain, Asisten III Padmo, Kepala Satpol PP Bambang Panji, Kabag Humas Ayong Muctarom, dan pegawai Disperindag.

Terkait kondisi itu, Sri Sumarni langsung memerintahkan kasatpol PP supaya segera menertibkan sebagian pedagang Pasar Pagi Purwodadi, yang memilih berjualan di luar.

Sebab, sebagian besar pedagang itu sudah mendapatkan jatah tempat berjualan di dalam pasar yang baru seminggu lalu diresmikan. ”Senin (13/2/2017) besok langsung lakukan penertiban. Harusnya, semua pedagang berjualan di dalam. Di luar pasar sudah ditentukan untuk parkir dan bongkar muatan,” tegasnya.

Sri Sumarni juga meminta pedagang yang jualan di luar pasar, agar didata. Jika terbukti mereka sudah dapat jatah tempat di dalam, maka supaya dicoret saja. ”Kalau nggak mau jualan di dalam, coret saja. Kasihkan pada pedagang lain yang masih butuh tempat,” sambungnya.

Menurut Sri, tindakan tegas memang perlu dilakukan. Sebab, jika dibiarkan maka semua pedagang akan memilih jualan di luar pasar. ”Jika ini terjadi maka kondisi di dalam pasar akan kosong, dan di luar jadi semrawut karena malah dipakai jualan,” imbuhnya.

Editor: Merie

Comments
Loading...