Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pipit Ngaku Uang Setengah Miliar yang Digelapkan dari Hasil Penjualan Sepeda Motor Digunakan untuk…

452
Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa’i saat melakukan gelar perkara kemarin. Terlihat Pipit, pelaku penggelapan uang yang juga dihadirkan dalam kesempatan tersebut. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Murvianti Tsabita aliat Pipit (35) warga Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Demak dibekuk petugas Satreskrim Polres Kudus, karena diduga telah melakukan penggelapan uang hasil penjualan sepeda motor Vario 125 milik PT Astra International Cabang Kudus yang jumlahnya mencapai Rp 598.291.865.

Pipit dibekuk dalam pelariannya di kawasan Bogor, Jawa Barat pada 4 Februari 2017 lalu, setelah Polres Kudus bekerja sama dengan Polres Bogor. Pipit ditangkap di sebuah rumah yang ditinggali sementara olehnya.

Meski sempat mengelak jika telah melakukan penggelapan uang tersebut, namun akhirnya setelah didesak, akhirnya pelaku mengaku. Petugas pun akhirnya membawa pelaku ke Mapolres untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Tilep Uang Penjualan Sepeda Motor Setengah Miliar, Karyawati Astra Kudus Dibekuk Polisi

Dari keterangan pelaku saat gelar perkara pada Jumat (10/2/2017) kemarin, Pipit mengaku jika uang lebih setengah miliar tersebut sudah digunakan untuk berbagai hal. Di antaranya untuk beli sepeda motor. “Saya beli motor, dan sisanya saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” jawabnya singkat.

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa’i mengatakan, penangkapan terhadap pelaku, petugas butuh waktu beberapa lama. “Sejak Januari lalu kita melakukan penggalian informasi dan akhir Januari kita dapat informasi bahwa pelaku ada di Bogor, dan kemudian kita koordinasi dengan Polres Bogor. Setelah mendapatkan informasi tempat tinggal pelaku, kita langsung melakukan pengintaian dan penangkapan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Ruangan komen telah ditutup.