Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Banjir Meninggi Hingga Semeter, Warga Jati Kudus Tetap Ogah Ngungsi

Warga beraktivitas menggunakan ban bekas sebagai perahu sederhana untuk menyeberangi banjir. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Banjir yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Kudus sejak beberapa hari terakhir telah merendam ratusan rumah. Bahkan hingga Jumat (10/2/2017) pagi, banjir belum ada tanda-tanda surut, bahkan cenderung terus meninggi.

Meski demikian, warga yang terdampak banjir masih enggan meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi. Seperti yang dialami korban banjir di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus.

Suhadi, warga Jati Wetan, mengatakan warga masih bertahan di rumahnya masing-masing meski air semakin meninggi. Warga masih enggan meninggalkan rumah mereka.

“Kedalaman bertambah, bahkan bisa mencapai satu meter. Tapi warga Masih ingin bertahan di rumahnya masing-masing,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Abdul Ghoni, Kadus III Jati Wetan mengatakan, kedalaman banjir di wilayahnya cukup parah. Bahkan ada pula yang di dalam rumah mencapai kedalaman hingga 1 meter lebih. Meski demikian warga masih memilih untuk bertahan.

“Ya ada beberapa yang sudah pindah, tapi pindah ke rumah saudara saja. Itupun tidak banyak. Soalnya total rumah 350 lebih,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Jati AKP Catur Kusuma Adhi mengatakan, di Kecamatan Jati banyak rumah yang sudah terendam banjir.

Kondisi yang cukup parah menurut dia, memang terjadi di Desa Jati Wetan. Di desa ini ada 120 rumah 220 rumah yang terendam. Terdiri dari 130 rumah di Dukuh Barisan dan 90 rumah di Dukuh Gendok. “Kedalaman air antara 20 hingga 60 sentimeter,” kata dia.

Korban Banjir di Setrokalangan Kudus Butuh Bantuan Styrofoam

Sementara di Desa Pasuruhan  Lor saja ada 70 rumah yang terendam terdiri dari 30 rumah di Dukuh Goleng dan 40 rumah di Dukuh Kencing. “Ketinggian air di daerah ini mencapai 40 sentimeter,” terangnya.

Sementara di Kecamatan Kaliwungi, belasan rumah di Desa Setrokalangan juga masih terendam. Kapolsek Kaliwungu AKP Mardi menyebut, meski ketinggian air mencapai 40 sentimeter, namun warga juga tetap memilih untuk bertahan di rumahnya.

 

Editor : Ali Muntoha

Comments
Loading...