Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sejumlah ASN di Jepara Namanya Tak Tercantum Dalam DPT

Panwascam Nalumsadi dan PPL Desa Tunggul Pandean melakukan pengecekan data Rabu (8/2/2017) malam. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Panwascam Nalumsadi dan PPL Desa Tunggul Pandean melakukan pengecekan data Rabu (8/2/2017) malam. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Jepara – Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Jepara ternyata belum tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Jepara 2017. Ada sejumlah ASN yang menginformasikan kepada Panwas Pemilihan Kabupaten terkait persoalan ini. Di antaranya, yaitu Hasanudin Hermawan dan Muhammad Ridwan. Keduanya merupakan ASN di bagian Pembangunan Setda Jepara.

Data yang tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), Muhammad Ridwan tercatat warga RT 4 RW 7 Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan. Namun, nama Ridwan tak tercatat dalam DPT di desa setempat. Istri Ridwan yang bernama Ulul Mahmudah, justru tercatat dalam DPT di TPS Desa Kecapi.

Menurut Ridwan, sebelum menikah, ia  tercatat sebagai warga RT 4 RW 2 Desa Margoyoso, Kecamatan Kalinyamatan. Namun di TPS Desa Margoyoso namanya juga tak tercantum dalam DPT.

“Kalau ayah, ibu dan adik saya ada dalam DPT Desa Margoyoso. Mereka juga sudah dapat C6 (formulir pemberitahuan untuk memilih di TPS),kalau saya tidak dapat,” ujar Ridwan.

Kemudian untuk Hasanudin Hermawan, yang mengatakan, jika istrinya yang bernama Sulistiyorini juga tak tercantum dalam DPT Pilkada Jepara 2017. “Saya sudah mengecek DPT, ternyata memang tidak ada,” kata Hasanudin.

Dalam E-KTP, Hasanudin Hermawan dan Sulistiyorini tercatat warga RT 7 RW 3 Desa Tunggulpandean, Kecamatan Nalumsari. Namun saat ini, mereka bertempat tinggal di kawasan RT 4 RW 2 Kelurahan Karang Kebagusan, Kecamatan Jepara. Meski begitu, nama mereka berdua juga tak tercantum dalam DPT, baik yang ada di Desa Tunggulpandean maupun Kelurahan Karang Kebagusan.

“Padahal rumah saya di Karang Kebagusan sudah didatangi PPDP. Bahkan rumah juga sudah ditempeli stiker sebagai tanda jika penghuninya sudah didata oleh petugas KPU. Saya mengira karena sudah didata maka nanti tercantum dalam data pemilih tapi ternyata malah tidak ada,” ucap Hasanudin.

Hasanudin mengaku beberapa waktu lalu, sempat didatangi oleh PPS Karang Kebagusan. PPS menginformasikan jika ia dan istrinya akan memilih di TPS sesuai alamat yang tercatat dalam E-KTP. Namun, ternyata namanya dan istri juga tak tercatat dalam DPT di Desa Tunggulpandean.

“Saya jadi bingung, apakah nanti masih bisa menyalurkan hak pilih saat pilkada atau tidak.Saya sudah mengecek dalam DPT yang ada di website KPU dan ternyata memang tak ada nama saya dan istri,” jelas Hasanudin.

Sementara itu, Komisioner Panwascam Nalumsari Kusmiyati mengatakan, pihaknya sudah mengecek DPT yang ada di Desa Tunggulpandean. Dan hasilnya, memang nama Hasanudin Hermawan dan Sulistiyorini tak tercantum dalam daftar pemilih.

“PPL kita tak hanya mengecek satu TPS. Namun beberapa TPS lain di desa itu tapi memang nama mereka berdua tak ada dalam DPT,” tandas Kusmiyati.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...