Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Seberangi Sungai Pakai Ember, Nenek Hanyut di Grobogan

Tim SAR BPBD Grobogan sedang menyisir aliran sungai Lusi di Desa Kalanglundo, Ngaringan untuk mencari korban tenggelam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Tim SAR BPBD Grobogan sedang menyisir aliran sungai Lusi di Desa Kalanglundo, Ngaringan untuk mencari korban tenggelam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan –  Peristiwa orang tenggelam di Sungai Lusi terjadi di Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Rabu (8/2/2017). Korban tenggelam yang hingga sore tadi belum ditemukan diketahui bernama Lasinah, warga yang tinggal di Dusun Guyangan.

Informasi yang didapat menyebutkan, peristiwa tenggelamnya nenek berusia 70 tahun itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelum kejadian, korban sedang memupuk tanaman jagung di lahan sawahnya yang ada di seberang sungai.

Untuk menuju sawah, korban menyeberangi sungai dengan bantuan ember yang berfungsi sebagai pelampung. Proses penyeberangan seperti ini sudah lazim dilakukan warga setempat untuk menuju areal sawah.

Setelah selesai memupuk jagung, korban bermaksud pulang. Cara yang ditempuh juga dengan menyeberangi sungai dengan mengandalkan ember. Proses penyeberangan tradisional dalam perjalanan pulang itu awalnya berlangsung lancar. Namun, ketika sampai di tengah, ember yang jadi bantuan menyeberang tiba-tiba lepas ketika ada arus deras. Kondisi itu menyebabkan korban akhirnya hanyut terseret arus.

Tidak lama kemudian, warga setempat berdatangan ke lokasi untuk mencari keberadaan korban. Namun, upaya itu tidak kunjung membuahkan hasil. Akhirnya, warga meminta bantuan tim SAR untuk membantu pencarian korban.

“Saat ini korban belum ditemukan. Warga dibantu tim SAR masih melakukan pencarian di aliran sungai. Korban hanyut informasinya disebabkan ember yang dipakai menyeberang terlepas kena arus. Bagi masyarakat sini, menyeberang sungai dengan bantuan ember sudah biasa dilakukan,” kata Kepala Desa Kalanglundo Supangat, sore tadi.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...