Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pintu Sungai Borojamban Bocor, Puluhan Rumah di Desa Gedangan Jepara Terendam Air

Kondisi air yang menggenangi kawasan pemukiman warga di Desa Gedangan, Kecamatan Welahan, Jepara. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Kondisi air yang menggenangi kawasan pemukiman warga di Desa Gedangan, Kecamatan Welahan, Jepara. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Jepara – Sebanyak 42 rumah di RT 1 RW 2 dan 17 rumah di RT 3 RW 1 Desa Gedangan, Kecamatan Welahan,Jepara terendam air setinggi paha orang dewasa. Kondisi tersebut, lantaran pintu Sungai Borojamban yang menghubungkan Sungai SWD 1 bocor.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut sudah sejak Minggu (5/2/2017) lalu. Hanya saja, kondisi itu tak separah hari ini. Sebelumnya, ketinggian sekitar 30 cm dari permukaan jalan atau halaman rumah warga.

Prayitno, Perangkat Desa Gedangan mengatakan, kejadian meluapnya air Sungai SWD 1 ke Borojamban itu sudah sejak Minggu lalu.”Luberan air SWD 1 ke Borojamban hingga ke pemukiman warga ini, gara-gara pintu air yang ada di RT 1 RW 2 bocor. Masyarakat sekitar, saat ini juga masih dalam keadaan siaga I,” ujarnya.

Selain bocornya pintu Sungai SWD I yang menghubungkan Sungai Borojamban bocor, kondisi tersebut diperparah lagi dengan pembuangan air dari wilayah Desa Welahan.

“Sungai Borojamban itu kan berada di tengah kawasan pemukiman warga. Selain itu, debit air juga berasal dari pembuangan Desa Welahan. Sehingga, wilayah ini seperti embung, yang bisa menampung air saja dan tidak bisa membuahg air,” ucapnya.

Dia melanjutkan, sebenarnya kondisi pintu air yang bocor setinggi sekitar 3,5 meter dan selebar 1,5 meter tersebut sudah diajukan melalui proposal kepada dinas terkait. Akan tetapi hal itu belum ditindaklanjuti.

“Kita sudah mengajukan perbaikan pintu sungai yang bocor. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan. Padahal setiap musim hujan dan meluapnya air Sungai SWD I itu akan bisa membanjiri pemukiman warga,” katanya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...