Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pedagang Pasar Pagi Grobogan Khawatir Omzetnya Turun di Lokasi Baru

Warga tampak hadir dalam peresmian Pasar Pagi Purwodadi, Grobogan, Sabtu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Warga tampak hadir dalam peresmian Pasar Pagi Purwodadi, Grobogan, Sabtu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Saat peresmian Pasar Pagi Kabupaten Grobogan, Sabtu (4/2/2017),  para pedagang yang hadir dalam acara itu menyatakan dengan tegas jika siap direlokasi ke tempat jualan baru di jalan Gajah Mada.

Pernyataan itu sempat pula dilontarkan ketika ditanya Bupati Grobogan Sri Sumarni saat memberikan kata sambutan dalam acara tersebut. “Siap, ibu bupati. Kami siap pindah ke lokasi baru,” tegas puluhan perwakilan pedagang yang duduk dalam tenda peresmian.

Meski begitu, ada pula kekhawatiran yang dirasakan pedagang ketika direlokasi. Yakni, kekhawatiran akan menurunnya omzet penjualan yang didapat dibandingkan saat berdagang di lokasi lama. “Hal inilah yang selalu ada dalam pikiran kami. Kalau pindah kesini pasti omzetnya turun drastis,” kata Sutino, salah seorang pedagang.

Menurut para pedagang, dengan pindah lokasi jualan maka butuh waktu untuk adaptasi, minimal, satu minggu. Selain itu, dengan pindah lokasi maka belum tentu para pelanggan lama juga akan mencari langganannya.

“Pelanggan saya kebanyakan ibu rumah tangga yang tinggalnya di sekitar lokasi bekas Stasiun Kereta Api Purwodadi. Biasanya, mereka ke pasar cukup jalan kaki sekalian olahraga. Setelah dipindah, bisa jadi mereka nanti enggan datang ke lokasi baru,” ujar Murtinah, pedagang sayuran.

Kepala Disperindag Grobogan Muryanto ketika dimintai tanggapannya menyatakan, pihaknya sangat memaklumi kekhawatiran para pedagang ketika harus direlokasi. Sebab, ketika pindahan memang butuh proses penyesuaian terlebih dahulu. Baik dari pedagang maupun pembelinya.

“Saya memaklumi masalah ini. Tetapi percayalah, soal rezeki sudah ada yang mengatur. Tidak lama setelah direlokasi pasti kondisinya akan berangsur-angsur normal. Nantinya, kita juga akan melakukan beberapa upaya supaya Pasar Pagi bisa cepat ramai,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...