Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Ngabul Jepara

Jalan berlubang di jalur Jepara-Kudus, tepatnya di Ngabul yang sengaja ditaruh ban mobil bekas, untuk memberi tanda pengguna jalan. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Jalan berlubang di jalur Jepara-Kudus, tepatnya di Ngabul yang sengaja ditaruh ban mobil bekas, untuk memberi tanda pengguna jalan. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Jepara – Warga mengeluhkan adanya jalan berlubang di jalur utama Ngabul-Kudus yang tak kunjung diperbaiki. Bahkan, di salah satu titik, warga sengaja menaruh ban mobil bekas dan dedaunan, untuk memberi tanda agar pengguna jalan tidak terperosok ke lubang.

Yusron (52) warga Desa Ngabul RT 9 RW 2 Tahunan mengatakan, luban di jalan tersebut awalnya kecil, namun semakin lama semakin lebar dan dalam. Karena dengan intensitas hujan yang tinggi dan banyaknya kendaraan truk atau bus yang lewat, membuat lubang di jalan tersebut semakin lebar.

“Itu memang sengaja dikasih ban, karena kalau dibiarkan berbahaya. Sebelum dikasih ban, pernah ada pengguna jalan yang jatuh karena terperosok ke lubang,” ungkapnya.

Dirinya berhaap, pihak terkait segera melakukan penanganan, agar tidak membahayakan penggunaan jalan. Jika terus dibiarkan, dikhawatirkan bisa menimbulkan korban, apalagi jalan tersebut merupakan jalur utama Jepara-Kudus.

Sementara itu, Mushadi, seorang pengguna jalan dari Desa Langon, Jepara, mengatakan, kondisi tersebut membahayakan pengendara, apalagi pengendara roda dua. “Terkadang, pengendara roda dua ini kan melaju di belakang truk ataupun bus, dan itu sangat berbahaya ketika tiba-tiba ada lubang. Karena, jika kurang waspada pengendara bisa terperosok ke lubang dan jatuh,” katanya.

Dia menambahkan, dengan kondisi semacam ini, pihak terkait harus segera melakukan penanganan. “Terlebih, di saat musim hujan ini akan bisa lebih membahayakan lagi, karena kondisi jalan kan licin dan lubang tersebut berada di area jalan menurun,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...