Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jika Arus Lalu Lintas Padat, Kawasan Bundaran Ngabul Jepara Bakal Dibuatkan Zona Selamat

Petugas dari Dinas Perhubungan Jepara memantau kondisi lalu lintas yang ada di Bundaran Ngabul, Jepara, Jumat (3/2/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Petugas dari Dinas Perhubungan Jepara memantau kondisi lalu lintas yang ada di Bundaran Ngabul, Jepara, Jumat (3/2/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Jepara – Keberadaan patung 3 tokoh perempuan yang ditempatkan di Bundaran Ngabul, Kecamatan Tahunan, Jepara, membuat animo masyarakat datang ke tempat tersebut cukup tinggi. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut juga mengalami peningkatan kepadatan.

Terkait hal tersebut, pihak Dinas Perhubungan Jepara rencananya bakal membuatkan garis zona selamat di area tersebut. “Jika nantinya arus lalu lintas di kawasan ini semakin padat, sangat dimungkinkan, nantinya kita akan buatkan zona selamat di Bundaran Ngabul ini,” ujar Kabid Lalu lintas Jalan Dinas Perhubungan Jepara Soleh Sudarsono.

Dengan adanya zona selamat itu, nantinya diharapkan pengguna jalan lebih berhati-hati ketika melintas di kawasan Bundaran Ngabul. Sehingga, pengguna jalan di kawasan tersebut juga lebih nyaman.

Selain itu, pihak Dishub juga memberikan larangan untuk bus dan truk dari arah Jepara ke Kudus agar tidak melintasi bundaran tersebut. “Untuk truk dan bus dari arah Jepara ke Kudus, maka arahnya yakni Tahunan belok kiri melewati Pujasera lurus. Setelah itu ada gardu PLN dan belok kanan lurus. Nanti akan bisa tembus jalan Ngabul-Kudus. Aturan itu supaya bisa memecah keruwetan lalu lintas di Bundaran Ngabul,” ucapnya.

Dengan kondisi semakin ramainya arus lalu lintas yang ada di Bundaran Ngabul, kini pihaknya juga akan terus memantau perkembangan yang ada di lapangan. Kemudian, pihaknya juga akan menambah rambu-rambu lalu lintas untuk mengatur lalu lintas.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...