Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ini Nama Calon Direktur Purwa Aksara Grobogan Hasil Tes Asesmen

sisten II Pemkab Grobogan Dasuki menempel nama calon yang lolos tes asesmen di papan pengumuman setda. (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Asisten II Pemkab Grobogan Dasuki menempel nama calon yang lolos tes asesmen di papan pengumuman setda. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Sesuai tahapan yang sudah ditentukan, hasil tes asesmen terhadap calon Direktur Perusda Purwa Aksara Grobogan akhirnya diumumkan, Kamis (2/2/2017). Pengumuman hasil tes asesmen ditempel langsung Asisten II Pemkab Grobogan Dasuki yang juga bertindak selaku Ketua Tim Seleksi Calon Direktur Perusda Purwa Aksara didampingi staf bagian perekonomian. Hasil tes asesmen ditempel di papan pengumuman Setda Grobogan sekitar pukul 15.15 WIB.

Dalam pengumuman tertulis, berdasarkan surat dari Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret Surakarta Nomor 16/UN27.21.2.6/II/2017, ada dua nama yang dinyatakan lolos dan direkomendasikan untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya. Kedua nama itu adalah Myra Heltyani dan Nur Cholis.

Dalam tes asesmen yang dilangsungkan 25-26 Januari di Surakarta ada empat peserta yang ikut. Dua nama lainnya adalah Dodiet Dwi Wahyono dan Nurtanggono Pamungkas.

Munculnya dua nama calon Direktur Purwa Aksara yang dinyatakan lolos tes asesmen ini cukup mengejutkan. Pasalnya, baik Myra Heltyani dan Nur Cholis sebelumnya sempat gagal saat menjalani tes asesmen ketika ikut seleksi calon Direktur PDAM Grobogan, beberapa waktu lalu.

Saat tes asemen calon Direktur PDAM, pelaksanaannya diserahkan pada Lembaga Pengembangan Kualitas Manusia (LPKM) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Sedangkan pada tes asesmen calon Direktur Purwa Aksara dipercayakan pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret Surakarta. “Meski pernah tidak lolos seleksi asesmen lalu namun keduanya tetap bisa mengikuti seleksi kali ini. Soalnya, Perusdanya beda. Dulu PDAM, sekarang Purwa Aksara,” jelas Dasuki.

Menurutnya, dalam proses rekrutmen Direktur Perusda, pihaknya sengaja melibatkan pihak ketiga. Yakni, dari kalangan perguruan tinggi. Hal ini untuk menjamin proses rekrutmen dilakukan profesional dan transparan. “Proses uji kompetensi atau asesmen itu tidak mudah dan tidak ada rekayasa dalam pelaksanaannya,” tegas mantan Camat Purwodadi itu.

Dasuki menambahkan, setelah pengumuman hasil tes asesmen, ada dua tahapan lagi yang harus dilakukan. Yakni, wawancara calon yang dinyatakan lolos tes asesmen dengan bupati yang dijadwalkan pada tanggal 3-8 Februari. “Tahapan wawancara waktunya menyesuaikan agenda bupati. Tapi kisarannya antara tanggal 3-8 Februari. Setelah wawancara baru kita umumkan calon direktur terpilihnya,” imbuhnya. 

 

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...