Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Talut Ambrol di Sempalan Jati Kudus, Bupati : Kontraktor Harus Bangun Ulang

Bupati Kudus Musthofa saat meninjau kondisi bangunan talut yang jebol di sungai kawasan Sempalan, atau di barat perempatan RS Mardi Rahayu, Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)
Bupati Kudus Musthofa saat meninjau kondisi bangunan talut yang jebol di sungai kawasan Sempalan, atau di barat perempatan RS Mardi Rahayu, Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Jebolnya talut di sungai kawasan Sempalan, atau di barat perempatan RS Mardi Rahayu, Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kudus membuat bupati setempat bereaksi. Kamis (2/2/2017), Bupati Kudus Musthofa mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisinya.

Musthofa meminta, kontraktor bertanggung jawab. Pembangunan ulang harus dilakukan sebagai bentuk perbaikan. Mengingat saat ini masih masuk dalam hitungan masa garansi.  Bangunan fisik, menurut Musthofa, idealnya tahan lama. Jadi tidak sekadar bangunan saja.

“Harus dibangun ulang lagi. Sampai saat ini kan masih dalam pemeliharaan dari pihak ketiga, jadi kami minta untuk segera memperbaiki talut,” katanya saat meninjau lokasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sam’ani Intakoris mengatakan, pihaknya akan mengawasi pekerjaan pembuatan talut. Sebab hal itu kini menjadi tanggung jawabnya.

“Kami akan mengawasinya, ini sudah tugas kami. Namun isntansi yang bakal mendampingi adalah dari Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Lingkungan Hidup yang sebelumnya Cipkataru. Karena pada 2016 lalu mereka yang menaungi tanggung jawab pembangunan,” ujarnya.

Pengawasan ketat dilakukan guna menciptakan hasil yang maksimal. Pihaknya tak menginginkan kasus serupa terjadi, terlebih lagi jika pada lokasi yang sama. Pertimbangan itulah yang membuatnya mengawasi dengan ketat.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup, Sumiyatun mengatakan penanganan akan dilakukan sesegera mungkin. Pihaknya sedang mengkordinasikan  permasalahan tersebut dengan pihak ketiga.

“Ini sedang dipersiapkan dengan pembahasan. Jadi secepatnya akan langsung diperbaiki oleh pihak ketiga. Dan kami juga memastikan akan mengawasinya,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...