Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Puluhan PKL di Bundaran Ngabul Jepara Bakal Direlokasi ke Pujasera

Kabid Pengelolaan Pasar pada Disperindag Jepara Mustakim saat mensosialisasikan relokasi kepada PKL yang ada di Bundaran Ngabul.(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Kabid Pengelolaan Pasar pada Disperindag Jepara Mustakim saat mensosialisasikan relokasi kepada PKL yang ada di Bundaran Ngabul.(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Jepara –Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal di area Bundaran Ngabul Jepara bakal direlokasi ke Pujasera, yang jaraknya sekitar 20 meter dari Bundaran Ngabul.

Kabid Pengelolaan Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jepara Mustakim mengatakan, relokasi puluhan pedagang kaki lima itu untuk memberikan kenyamanan para pengguna jalan.

“Sejak tugu monument tiga tokoh perempuan di Bundaran Ngabul diresmikan beberapa waktu lalu, animo masyarakat untuk menikmati suasana santai di Bundaran Ngabul cukup banyak, termasuk para PKL yang menjajakan dagangannya. Akibatnya, pengguna jalan kurang nyaman karena padatnya arus lalu lintas. Makanya perlu kita tata PKL ini,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dimiliki, katanya, saat ini ada sekitar 30 pedagang yang mangkal di Bundaran Ngabul. Pedagang tersebut, sebagian besar bukan berasal dari Jepara, dengan menggunakan kendaraan terbuka, sepeda motor ataupun menggelar lapak di area tersebut.

Letak Pujasera yang tidak jauh dari Bundaran Ngabul, dinilai menjadi solusi yang baik untuk relokasi PKL. Dirinya berharap, PKL mau untuk pindah dan menempati lokasi yang telah disediakan. Bahkan, pihaknya katanya sudah melakukan koordinasi dan pendekatan secara persuasif dengan PKL.

“Pujasera itu juga ramai, para calon pembeli juga sudah tahu. Tukang odong-odong yang mangkal di situ juga cukup ramai, rindang, sejuk dan sebagainya,” ucapnya.

Dia menambahkan, untuk pemindahan tersebut, nantinya akan disediakan tempat dan sudah dipetakan. Namun pihak dinas juga akan menerapkan retribusi sebesar Rp 200 per meter setiap harinya. “Jika semua PKL dipindahkan ke situ, maka lalu lintas area Ngabul juga akan lancar, dan bisa meminimalkan kecelakaan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...