Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tahun Ini, Pemkab Pati Targetkan Pendapatan Daerah Senilai Rp 2,482 Triliun

Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pati Prapto Suseno. (MuriaNewsCom/Lismanto)
Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pati Prapto Suseno. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Pemkab Pati menargetkan pendapatan daerah bisa tembus di angka Rp 2,482 triliun pada 2017. Target itu dinaikkan sebesar 0,8 persen dari target tahun sebelumnya yang hanya Rp 2,465 triliun.

Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pati Prapto Suseno mengatakan, target sebesar itu akan diambil dari tiga sumber pendapatan utama. Antara lain, pendapatan daerah yang sah, dana perimbangan, dan pendapatan asli daerah (PAD).

Pendapatan daerah yang sah ditargetkan mendapatkan Rp 505,787 miliar, dana perimbangan Rp 1,685 triliun, dan PAD ditargetkan Rp 291,412 miliar. “Dari PAD, sejumlah sektor yang akan dinaikkan targetnya adalah pajak reklame, dari Rp 700 juta menjadi Rp 735 juta dan pajak parkir dari Rp 45 juta menjadi Rp 60 juta,” ujar Prapto, Rabu (1/2/2017).

Sementara itu, sejumlah sektor pendapatan yang diturunkan, di antaranya pajak penerangan jalan dari Rp 28 miliar menjadi Rp 27 miliar, pajak mineral bukan logam dan bebatuan dari Rp 110 juta menjadi Rp 75 juta. Namun, secara keseluruhan, target pendapatan daerah dinaikkan 0,8 persen.

Kendati sudah ditargetkan, tetapi ia tidak bisa memastikan bisa mencapai atau melampaui target. Pasalnya, pemasukan dari sejumlah sektor tidak bisa diprediksi. Misalnya, pemasukan dari sektor pajak minerba, parkir atau reklame yang tidak diprediksi.

“Kalau potensi dari target di sejumlah sektor sedang bagus, kami optimistis bisa mencapai target. Pendapatan dari sektor reklame, misalnya. Kalau iklim investasinya bagus, tentu berdampak pada pendapatan reklame yang banyak,” ucap Prapto.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...