Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bus Peziarah Makam Sunan Muria Nyungsep di Tergo Kudus 

Polisi mengatur arus lalu lintas di samping bus nyungsep di Tergo, Kudus, Jumat (, 28/1/2017). (MuriaNewsCom /Faisol Hadi)
Polisi mengatur arus lalu lintas di samping bus nyungsep di Tergo, Kudus, Jumat (, 28/1/2017). (MuriaNewsCom /Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kecelakaan bus kembali terjadi di jalan berkelok di Desa Tergo, Dawe, Kudus, Sabtu (28/1/2017) petang. Kecelakaan menimpa sebuah bus pariwisata  AA 1522-CW yang mengangkut peziarah Sunan Muria asal Cilacap. 

Hal itu diungkapkan Kanit Laka Polres Kudus Iptu Sucipto. Menurutnya, kejadian kecelakaan menimpa rombongan peziarah sekitar pukul 18.00 WIB sore tadi. Kecelakaan dialami bus lantaran sopir, Imam Priyanto asal Cilacap,  tak bisa menguasai bus dan rem dalam keadaan blong.

“Jalan di sana memang berkelok-kelok. Dan posisi saat kejadian memang terjadi hujan yang lebat. Jadi jalanan licin dan sopir tak mampu kendalikan bus,” katanya kepada MuriaNewsCom di Kudus. 

Menurutnya, bus rombongan peziarah tersebut kecelakaan saat melanjutkan perjalanan dari kawasan makam Sunan Muria menuju Pati. Saat itu, bus melintas di jalan dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Saat di kawasan Tergo itulah, sopir kehilangan kendali. Bus tak mampu direm. Sopir memutuskan menghantam ke pembatas jalan agar tidak jatuh ke jurang.

Saat kejadian, bus sedang dinaiki oleh rombongan sekitar 58 orang. Dari puluhan penumpang beberapa di antara nya mengalami luka. Untuk itu penumpang dilarikan ke RS Mardi Rahayu untuk menjalani pengobatan.

“Beberapa yang luka adalah Asri di kaki kanan.  Rahma luka  lengan tangan kanan patah. Maulida luka punggung dan Nurfadilah luka perut sakit. Petugas sudah datang ke rumah sakit untuk kebutuhan informasi,” jelasnya. 

Kecelakaan lalu lintas sebenarnya sudah beberapa kali terjadi. Jalur tersebut memang kerap digunakan untuk kendaraan bus peziarah, saat menuju ke arah Colo dari Pati, ataupun sebaliknya.

“Kami mengimbau kepada pengguna jalan agar lebih hati-hati saat melakukan aktivitas. Khususnya jenis bus atau mobil berpenumpang, karena jika tak hati-hati bisa berakibat fatal,” ungkapnya.

Dua juga berpesan agar sopir berhati-hati dan menjaga stamina. Jika memang dirasa sudah tak menguasai, maka diharapkan para sopir untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan. 

Editor : Akrom Hazami 

Comments
Loading...