Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pencari Katak Asal Blora Ditemukan Tewas di Persawahan Desa Bodeh Pati

Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat di areal persawahan Desa Bodeh, Pucakwangi, Pati, Sabtu (28/1/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)
Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat di areal persawahan Desa Bodeh, Pucakwangi, Pati, Sabtu (28/1/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sesosok mayat pria yang diketahui bernama Jayus (45), warga Desa Gondorio, Kecamatan Todanan, Blora ditemukan di areal persawahan Desa Bodeh, Kecamatan Pucakwangi, Pati, Sabtu (28/1/2017).

Pada saat ditemukan, korban memakai kaos rangkap tiga warna biru lengan pendek, kaos lengan panjang warna ungu, kaos warna coklat lengan pendek, kaos dalam warna putih, celana panjang warna coklat, celana pendek warna merah, dan celana dalam warna cokelat. Korban juga membawa senapan angin, tongkat bambu sepanjang tiga meter dengan jaring pada bagian ujung, serta tas warna biru yang berisi pisau panjang 35 cm bergagang kayu.

Kapolsek Pucakwangi AKP Sumadi mengatakan, korban merupakan pencari katak di sawah. Hal itu terlihat dari tongkat bambu yang dibawa terdapat jaring sebagai alat penangkap katak.

“Pada saat ditemukan, terdapat luka pada paha atas sebelah kiri bagian depan. Dari hasil identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), luka korban sepanjang 3 cm, sedalam 10 cm,” ungkap AKP Sumadi.

Sementara itu, tim medis dari Puskesmas setempat, Siti Rukayah menuturkan, korban meninggal dunia karena mengalami pendarahan hebat sehingga kehabisan darah. Namun, belum diketahui penyebab luka di paha korban.

Hingga berita ini turun, polisi masih melakukan autopsi terkait penyebab meninggalnya korban. Polisi juga masih melakukan penyelidikan terkait luka korban pada paha, apakah tertusuk sendiri oleh pisau yang dibawa  atau ada faktor lain.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...