Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Melihat Kemeriahan Kirab Budaya Batik Carnival yang Digelar SMAN 1 Sumber Rembang

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto melepas peserta kirab budaya batik carnival yang digelar SMAN 1 Sumber, Kamis (26/1/2017). (Humas Setda Rembang)
Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto melepas peserta kirab budaya batik carnival yang digelar SMAN 1 Sumber, Kamis (26/1/2017). (Humas Setda Rembang)

MuriaNewsCom,Rembang – Ratusan siswa mengikuti kirab budaya yang digelar SMAN 1 Sumber,Kamis (26/1/2017). Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-21 SMAN 1 Sumber ini mampu menyedot perhatian masyarakat luas.

Tampak beberapa siswa peserta kirab mengenakan busana batik yang dirancang dengan mewah dan indah, sehingga mampu menyuguhkan penampilan yang menarik kepada masyarakat.

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto yang pada kesempatan ini melepas peserta kirab, memberikan apresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya peringatan ulang tahun tidak harus dirayakan dengan acara hiburan yang terkesan hura-hura dan tidak ada nilai seni budayanya.

“Kegiatan seperti itu bisa ikut mempromosikan potensi wisata maupun potensi kerajinan khas, dalam hal ini batik tulis Lasem. Kami juga sampaikan ke pihak sekolah untuk berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk dikomunikasikan di event Kartinian, agar bisa menemukan ide,”ujarnya.

Potensi anak muda dalam hal mengembangkan batik Lasem cukup besar. Terbukti Rembang yang diwakili SMPN 3 Lasem berhasil menjadi juara 1 lomba desain batik tulis tingkat Jawa Tengah. “Inovasi seperti itu sudah dilakukan di Jember dan di Banyuwangi. Saatnya kita tiru, kita studi tiru aja, yang baik kita tiru,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMAN 1 Sumber Bidang Kehumasan Didik Hartono menuturkan, kegiatan kirab budaya ini diharapkan bisa menghibur masyarakat. Dengan demikian, sekolah ingin membaur dengan masyarakat sekitar.

“Untuk kostum batiknya merupakan hasil karya siswa sendiri. Dan ke depannya kami merancang kerajinan batik tulis Lasem bisa dipelajari di sekolah,agar batik Lasem lebih dikenal oleh masyarakat Sumber khususnya siswa kami,” katanya.

Kirab budaya tersebut diikuti oleh 620 siswa,mulai kelas X,XI dan XII SMAN 1 Sumber. Ada yang memakai kostum batik, kebaya dan pakaian adat. Selain itu pihaknya juga melibatkan unsur siswa dari sekolah SMP,MTS, SD dan TK di wilayah Kecamatan Sumber.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...