Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Longsor di Damarwulan Bertambah, Akses Jalan Masih Terputus

Kondisi tanah yang longsor masih menutup akses jalan yang menghubungkan Desa Tempur dan Damarwulan, Kecamatan Keling. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Kondisi tanah yang longsor masih menutup akses jalan yang menghubungkan Desa Tempur dan Damarwulan, Kecamatan Keling. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Tebing longsor yang berada di Desa Damarwulan RT 9 RW 4 Kecamatan Keling, Jepara, pada Rabu (26/1/2017) siang, kini malah bertambah lagi. Jika sebelumnya, longsor sampai di ketinggian 25 meter, kini bertambah lagi hingga 35 meter.

Kepala Desa Damarwulanm Abdullah Salam mengatakan, akibat longsor tersebut, lalu lintas di dua desa, yakni Desa Tempur dan Damarwulan masih terputus. Karena, longsoran berupa tanah dan batu masih menutup jalan yang menghubungkan dua desa itu.

“Bahkan untuk warga Desa Tempur, terpaksa harus memutar lewat Desa Medani hinga Sirahan, Kecamatan Cluwak, Pati, jika ingin ke Jepara. Sedangkan kalau warga kami yang ingin ke Jepara itu tak masalah,” ujarnya.

Dirinya menyatakan, mengenai upaya penyingkiran tanah maupun batu yang masih menutupi jalan, pihaknya masih menunggu alat berat yang akan diterjunkan pihak terkait.

“Katanya sih ini alat berat yang dikerahkan dan baru menuju ke sini dari Nalumsari dengan diangkut truk. Sebab, sebelumnya alat beratnya tersebut habis digunakan untuk menggali drainase yang ada di Nalumsari,” ungkapnya.

Menurutnya, jika hujan masih turun dengan deras, maka dimungkinkan longsor bisa bertambah lagi. Sehingga, untuk penangananya akan dilanjutkan esok hari. “Kalau memang hujannya ini masih terus turun, maka longsor bisa bertambah. Sehingga penyingkiran sisa longsor akan dilakukan esok hari,” ucapnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...