Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tebing Longsor di Damarwulan Jepara, Jalan Penghubung Dua Desa Lumpuh

Tebing yang longsor di Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Jepara, pada Rabu (25/1/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Tebing yang longsor di Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Jepara, pada Rabu (25/1/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Tebing setinggi 25 meter dan seluas 15 meter di Desa Damarwulan RT 9 RW 4, Kecamatan Keling, Jepara, longsor pada Rabu (25/1/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

Akibat longsor tersebut, jalan penghubung antara Desa Damarwulan dan Desa Tempur, Kecamatan Keling, tertutup tanah dan bebatuan. Hal ini, membuat akses jalan penghubung kedua desa tersebut lumpuh.

Staf Pusdalops-PB BPBD Jepara Sriyono mengatakan, selain tanah dan bebatuan yang menutup jalan, longsor tersebut juga mengakibatkan jembatan penghubung di dua desa tersebut rusak, serta satu tiang listrik roboh.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun, arus lalu lintas ke dua desa tersebut lumpuh lantaran longsoran tanah memenuhi jalan,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Desa Damarwulan Abdullah Salam mengatakan, kejadian longsor di desanya bukan baru kali ini saja. Sebelumnya juga sudah pernah terjadi. “Terhitung sudah dua kali.  Kejadian longsor tersebut kali pertama terjadi pada dua tahun lalu. Sedangkan untuk longsor ini merupakan kejadian yang ke dua kalinya,” ucapnya.

Dia menilai, terjadinya longsor tersebut lantaran hujan lebat yang turun sejak pagi tadi. Sehingga menyebabkan tanah yang berada di tebing setinggi 25 meter tersebut bergerak sehingga longsor.

Dari panataun MuriaNewsCom, saat ini tim BPBD, TNI, Polisi, TNI dan warga setempat tengah melakukan kerja bakti untuk menyingkirkan longsoran yang memenuhi jalan.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...